Soroti Sampah hingga Buruh Migran di Indramayu, Ono Surono Tekankan Fokus APBD untuk Kebutuhan Rakyat


Lensa Today - 
Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PDI Perjuangan, Ono Surono, S.T., menegaskan pentingnya pengawasan serta penguatan program prioritas daerah dalam kegiatan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu, Minggu (29/03/2026).

Ono menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat saat ini tengah menghimpun berbagai usulan program dari desa dan kabupaten sebagai bahan penyusunan APBD 2027. Ia menilai, peran kader partai hingga tingkat desa sangat krusial agar kebutuhan masyarakat benar-benar terakomodasi.

“Kami sudah mengumpulkan operator desa dan memberikan pelatihan input program melalui SIPD, mulai dari pembangunan jalan desa, jalan usaha tani, penerangan jalan umum, hingga irigasi. Ini membutuhkan dukungan teman-teman DPC untuk melakukan pendampingan langsung ke desa-desa,” ujarnya.

Selain aspek perencanaan pembangunan, Ono juga menyoroti persoalan sampah yang dinilainya semakin memprihatinkan di Indramayu, terutama pasca Lebaran. Ia mengaku menemukan tumpukan sampah di sejumlah titik saat melakukan kunjungan lapangan.

“Ini sudah menjadi persoalan utama. Tidak hanya di kota besar, tetapi juga di kabupaten seperti Indramayu. Alasan klasik seperti kurangnya armada tidak bisa terus dijadikan pembenaran. APBD Indramayu masih besar, seharusnya mampu mengatasi persoalan ini,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ono turut menyoroti minimnya perhatian pemerintah daerah terhadap buruh migran. Menurutnya, kontribusi remitansi pekerja migran asal Indramayu mencapai sekitar Rp10 triliun per tahun dan memiliki dampak ekonomi signifikan bagi daerah.

“Uang tersebut berputar di daerah dan memberikan dampak ekonomi besar. Maka pemerintah daerah harus hadir, mulai dari persiapan keberangkatan, perlindungan hak saat bekerja, hingga penanganan jika terjadi masalah,” tambahnya.

Ia juga mengingatkan agar penggunaan APBD Indramayu yang mencapai Rp3,7 triliun difokuskan pada program-program yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, terutama di tengah potensi krisis ekonomi.

“Prioritaskan ekonomi rakyat dan pelayanan dasar. Selain itu, komunikasi antara pemerintah kabupaten dengan provinsi dan pusat harus diperkuat agar pembangunan lebih optimal,” katanya.

Di kesempatan yang sama, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Indramayu, H. Sirojudin, S.P., M.Si., juga menyoroti persoalan penanganan sampah yang hingga kini dinilai belum terselesaikan secara maksimal. Ia menilai, kendala klasik seperti keterbatasan armada dan tenaga kerja seharusnya tidak dijadikan alasan utama.

“Kalau tidak ada armada, bisa dirental. Kalau kekurangan tenaga, bisa menambahkan tenaga sistem outsourcing. Yang penting ada kemauan dari pimpinan. Persoalan sampah ini sebenarnya bisa diselesaikan kalau ada komitmen,” ujarnya.

Sirojudin menegaskan bahwa persoalan sampah memang bersifat kompleks, namun faktor kunci tetap terletak pada komitmen dan keseriusan pimpinan dalam mengambil langkah konkret.

“Siapapun kepala bidangnya, siapapun kepala dinasnya, kalau goodwill dari pimpinannya tidak kuat, tentu akan sulit,” tegasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa DPRD telah berupaya mendorong penyelesaian persoalan tersebut melalui berbagai rapat dan forum, namun hingga saat ini belum membuahkan hasil signifikan. Bahkan, ia mengaku belum banyak dilibatkan dalam pembahasan terkait penanganan sampah.

Sirojudin turut membandingkan kondisi saat ini dengan periode sebelumnya di bawah kepemimpinan Nina Agustina, yang menurutnya memiliki pengawasan lebih ketat terhadap persoalan sampah.

“Dulu, pengawasannya cukup ketat. Saya juga ikut mengontrol,” katanya.

Ke depan, ia mendorong agar koordinasi lintas pihak kembali diperkuat melalui forum resmi yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan.

“Dalam waktu dekat perlu diundang kembali. Hal-hal yang tidak bisa ditangani oleh komisi, nantinya bisa dibahas di tingkat pimpinan,” pungkasnya.

Hal ini menjadi momentum konsolidasi kader sekaligus forum diskusi strategis untuk membahas berbagai persoalan daerah, mulai dari infrastruktur, lingkungan, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat Indramayu.

Pena
By.
Tedy
Editor
By.
Tedy
Foto / Video
By.
Redaksi
Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak