Delapan Karateka Indramayu Lolos Porprov XV Jabar 2026, KONI Optimis Raih Prestasi Terbaik

 Lensa Today - Ketua Umum KONI Kabupaten Indramayu, H. Yogi Kurniawan, S.T., bersama jajaran pengurus KONI terus melakukan monitoring terhadap cabang olahraga (cabor) yang dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026.

Kali ini, jajaran KONI Kabupaten Indramayu meninjau langsung latihan atlet karate Pengcab Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Kabupaten Indramayu. Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat kesiapan atlet dan pelatih sekaligus memberikan motivasi menjelang pelaksanaan Porprov XV Jabar 2026.

Ketua Pengcab FORKI Kabupaten Indramayu, Rudy Lesmana, M.Pd., mengatakan persiapan menghadapi Porprov telah dilakukan sejak dua tahun lalu, termasuk melalui tahapan babak kualifikasi.

“Persiapan kami sudah dilakukan sejak dua tahun yang lalu, karena sebelumnya kami juga harus menghadapi babak kualifikasi. Dari total 15 atlet yang kami turunkan pada babak kualifikasi, alhamdulillah ada delapan atlet yang berhasil lolos,” ujar Rudy.

Menurutnya, delapan atlet yang akan tampil pada nomor kumite dan kata, termasuk kata beregu.

Rudy menjelaskan, proses kualifikasi cabang olahraga karate cukup ketat karena tidak hanya ditentukan melalui satu pertandingan. Atlet harus mengikuti beberapa seri pertandingan dan mengumpulkan poin untuk menentukan peringkat.

“Untuk kualifikasi karate ini cukup spesial karena tidak hanya sekali pertandingan. Atlet mengikuti beberapa seri dan kemudian dilihat dari ranking. Alhamdulillah, ada atlet kami yang berhasil mencapai ranking kedua,” jelasnya.

Menghadapi persaingan di Porprov XV Jabar 2026, Rudy mengakui persaingan yang akan dihadapi atlet karate Indramayu cukup berat. Namun, ia memastikan para atlet tetap optimistis untuk memberikan hasil terbaik.

“Kalau melihat kekuatan sekarang di Jawa Barat, jujur kami masih berat untuk meraih emas. Tetapi bagaimanapun kami tetap berusaha untuk meraih yang terbaik dan tetap optimistis,” tegasnya.

Dari tujuh atlet yang lolos, enam di antaranya merupakan atlet putri dan satu atlet putra. Para atlet tersebut berada pada rentang usia 16 hingga sekitar 20 tahun.

“Yang paling muda usia 16 tahun, sedangkan yang senior sekitar 20 tahun. Dari delapan atlet, tujuh perempuan dan satu laki-laki. Atlet putra kami saat ini sedang kuliah di Malang sehingga tidak bisa hadir dalam latihan kali ini,” ungkap Rudy.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Kabupaten Indramayu, H. Yogi Kurniawan, S.T., mengatakan monitoring dilakukan untuk memastikan persiapan seluruh cabor berjalan dengan baik, termasuk karate.

Menurutnya, atlet yang telah berhasil lolos ke Porprov harus terus menjaga kondisi fisik, mental, dan kemampuan teknik hingga hari pertandingan.

“Kami dari KONI terus melakukan monitoring ke seluruh cabor yang akan tampil di Porprov Jabar 2026. Ini penting untuk melihat langsung perkembangan latihan sekaligus mengetahui apa saja yang masih menjadi kebutuhan atlet dan pelatih,” kata H. Yogi.

Ia menambahkan, kehadiran KONI di tempat latihan bukan hanya untuk melihat kesiapan atlet, tetapi juga memberikan motivasi agar para atlet semakin percaya diri dalam menghadapi persaingan di tingkat Jawa Barat.

“Kami ingin para atlet tidak merasa berjuang sendiri. KONI hadir untuk memberikan dukungan dan motivasi. Kepada atlet karate, kami berpesan agar terus disiplin berlatih, menjaga kondisi, fokus, dan memberikan kemampuan terbaik saat bertanding nanti,” ujarnya.

H. Yogi juga mengapresiasi program pembinaan yang telah dilakukan FORKI Kabupaten Indramayu, terutama karena persiapan telah dilakukan sejak jauh-jauh hari melalui proses kualifikasi.

“Yang terpenting sekarang adalah bagaimana persiapan terus ditingkatkan. Hasil terbaik tentu menjadi harapan bersama, tetapi proses latihan, kedisiplinan, kekompakan atlet dan pelatih juga harus menjadi perhatian. Kami akan terus berupaya memberikan dukungan sesuai dengan kebutuhan persiapan Porprov,” pungkasnya.

Rudy Lesmana pun menyampaikan apresiasi atas kunjungan langsung Ketua Umum KONI Indramayu bersama jajaran pengurus ke tempat latihan.

“Alhamdulillah dengan hadirnya Pak Ketua KONI langsung di tempat latihan kami, ini sangat memotivasi semangat anak-anak dan juga pelatih dalam menghadapi Porprov. Dengan segala kondisi yang ada, minimal kehadiran beliau di sini memberikan motivasi yang luar biasa bagi kami,” pungkas Rudy.

Terpisah, Dewan Pembina Pengcab FORKI Kabupaten Indramayu, H. Sirojudin, S.P., M.Si., menjabat Wakil Ketua DPRD Kabupaten Indramayu mengatakan dirinya siap memberikan dukungan terhadap pembinaan olahraga karate di Kabupaten Indramayu.

H. Sirojudin mengatakan, dirinya ditunjuk oleh Ketua Pengcab FORKI Kabupaten Indramayu, Rudy Lesmana, untuk menjadi Dewan Pembina. Ia mengaku siap menjalankan amanah tersebut, terlebih dalam upaya mendukung perkembangan olahraga dan mengharumkan nama Kabupaten Indramayu.

“Saya kebetulan ditunjuk atau diminta oleh Mas Rudi selaku Ketua FORKI Kabupaten Indramayu untuk menjadi Ketua Dewan Pembina. Saya siap, apalagi ini untuk olahraga dan untuk Kabupaten Indramayu,” ujarnya.

Setelah berdiskusi dengan jajaran pengurus FORKI, Ketua Umum KONI Kabupaten Indramayu, Sekretaris Umum KONI, serta para atlet, H. Sirojudin mengaku optimistis atlet karate Indramayu mampu meraih prestasi pada Porprov XV Jabar 2026.

“Kami optimistis Indramayu akan meraih medali. Ada delapan atlet yang akan dikirim, terdiri dari tujuh atlet putri dan satu atlet putra. Mudah-mudahan mereka bisa tampil maksimal dan memberikan hasil terbaik,” katanya.

Ia berharap pembinaan FORKI di bawah kepemimpinan Rudy Lesmana dapat terus berkembang. Namun, menurutnya, salah satu tantangan yang masih dihadapi adalah keterbatasan anggaran pembinaan.

“Masalahnya memang di anggaran. Anggaran kita masih sangat terbatas. Alhamdulillah, kebetulan saya juga Ketua Banggar dan sudah ada penambahan anggaran sekitar Rp3 miliar. Tetapi persoalannya, anggaran tersebut dititipkan melalui Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga,” jelasnya.

H. Sirojudin berharap terdapat mekanisme penganggaran yang lebih fleksibel sehingga kebutuhan KONI dan cabang olahraga dapat dikelola secara efektif dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan.

“Kami berharap ada solusi terkait mekanisme HIBAH. Kalau memang ada aturan yang perlu diperbaiki, tentu harus kita kaji bersama. Senin nanti insya Allah KONI Kabupaten Indramayu akan konsultasikan secara hukum dengan pihak yang berkompeten. Setelah itu, hasilnya juga akan disampaikan kepada DPRD,” ungkapnya.

Menurutnya, persoalan anggaran tidak hanya menyangkut KONI dan FORKI, tetapi juga organisasi olahraga lainnya seperti NPCI dan KORMI. Karena itu, ia berharap seluruh pihak dapat bersama-sama mendorong peningkatan dukungan anggaran untuk pembinaan olahraga di Kabupaten Indramayu.

“Bukan hanya KONI, ada NPCI yang menangani olahraga paralimpik, kemudian KORMI juga. Semuanya membutuhkan dukungan agar bisa bergerak dan berkembang. Kalau tujuannya untuk membesarkan nama Indramayu, kenapa tidak kita dukung bersama,” tuturnya.

Kedatangan Ketua Umum KONI Kabupaten Indramayu, H. Yogi Kurniawan, S.T., ke tempat latihan FORKI, H. Sirojudin memberikan apresiasi. Menurutnya, Yogi menunjukkan perhatian terhadap pembinaan olahraga dengan turun langsung memantau berbagai cabang olahraga.

“Saya melihat Mas Yogi ini masih muda, energik dan semangatnya tinggi. Saya salut sebagai Ketua KONI beliau bisa berkeliling ke seluruh Pengcab yang ada di Indramayu, termasuk FORKI. Jadi beliau bukan hanya berbicara, tetapi juga memberikan kontribusi dan motivasi kepada para atlet,” ujarnya.

Kepada para atlet karate, H. Sirojudin berpesan agar mempertahankan prestasi yang sudah diraih dan berusaha meningkatkannya pada Porprov XV Jabar 2026.

“Saya tadi juga sudah menyampaikan kepada adik-adik atlet, karena mereka masih muda dan memiliki potensi yang besar. Prestasi yang sudah ada harus dipertahankan, kalau bisa ditingkatkan. Kalau sebelumnya ada yang meraih perak dan perunggu, mudah-mudahan sekarang bisa naik menjadi emas,” katanya.

Ia berharap target yang telah ditetapkan dapat tercapai dengan dukungan seluruh pihak, serta semangat dan keyakinan para atlet dalam menjalani latihan hingga pertandingan.

“Mudah-mudahan targetnya terpenuhi. Kami semua terus memberikan motivasi kepada mereka. Yang penting anak-anak tetap semangat, percaya diri dan yakin dengan kemampuan yang dimiliki,” pungkasnya.

Pena
By.
Tedy
Editor
By.
Tedy
Foto / Video
By.
Redaksi
Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak