Articles by "Pemda"

 MENARA POST -INDRAMAYU - Kantor Bupati Indramayu kedatangan rombongan Jawara Seniman Pantura (JAMANTRA), Tujuan mereka ini bermaksud untuk menyalurkan bantuan hasil dari penggalangan dana yang dilakukan oleh komunitas seniman asal Indramayu ini melalui konser amal beberapa waktu lalu, rombongan tersebut turut dihadiri Edi Kusdiana (Kadis BPBD Kab Indramayu), Dewi Kirana, Dede S, Tia Innova, Iva Denada, Susi Susilawati, Dody Sonjaya, Rohim Kanjeng Sunan,dan anggota lainya.


Kunjungan rombongan para seniman papan atas pantura ini disambut hangat langsung oleh Bupati Indramayu H. Supendi pada hari Sabtu 23 Februari 2019.


Menurut keterangan Supriyadi selaku ketua JAMANTRA mengatakan kepada Menara Post , bantuan yang disalurkan bernilai Rp 5 juta, dana tersebut didapat dari masyarakat yang disumbangkan melalui konser amal JAMANTRA yang digelar di berbagai tempat dan langsung diberikan kepada masyarakat Selat Sunda yang mengalami musibah Tsunami beberapa waktu lalu.


"Alhamdulillah sambutan masyarakat disana begitu antusias, kami bangga bisa meringankan beban mereka paska tsunami" Kata Supriyadi melalui pesan singkatnya, Senin 4/03/2019.


Suami Dede. S sang pelantun Kucing Garong ini, mengatakan kegiatan sosial tersebut atas kerja sama JAMANTRA dan BPBD serta BUDPAR yang mewakili Pemerintah daerah Kab. Indramayu, guna mengadakan Bakti sosial Kemanusiaan berupa pembagian rejeki dan Trauma Healing menghibur masyarakat Teluk Labuan Banten.


Tak hanya itu, dalam kegiatan tersebut pria yang akrab disapa kang Yadi Bass ini mengungkapkan betapa bahagianya mereka ketika rombongan JAMANTRA hadir di tengah-tengah mereka.


"Bantuan yang kami berikan kecil, Namun kita lebih fokus ke trauma healingnya. Dengan cara menghibur para korban, melalui sentuhan, ajakan berjoget, tertawa dengan berbagai game yang kami suguhkan saat kegiatan, membuat mereka bisa melupakan peristiwa yang dialaminya saja sudah membuat kami bangga, tak lupa juga kami ucapkan kepada masyarakat yang ikut membantu meringankan beban korban tsunami"Pungkasnya.


Sementara di tempat terpisah, Kapolsek Patrol Kompol H. Mashudi SH.MH yang juga selaku sebagai dewan penasehat JAMANTRA memberikan apresisasinya terhadap komunitas seniman tersebut dan menyampaikan rasa terimakasih kepada JAMANTRA yang sangat peduli terhadap sesama.

[ads-post]
"Saya sampaikan terimakasih kepada semua rekan-rekan Artis Pantura yang telah peduli terhadap saudara-saudara kita yang mendapatkan musibah, semoga segala apa yang kita lakukan bernilai ibadah dan tingkatkan terus kebersamaan dan kekompakan kita"Katanya.


Pena
By.
Guntur
Editor
By.
Redaks
Foto / Video
By.
Guntur

 MENARA POST ,Indramayu- Sebagai upaya menerapkan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Indramayu No. 08/2016 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di sejumlah tempat instansi pemerintah dan swasta, tim Satuan Tugas (Satgas) KTR Indramayu yang terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN), Polisi Resort (Polres) Indramayu dan  Penyuluh Kesehatan mengajak sejumlah elemen masyarakat untuk ikut serta menegakan Perda KTR di lingkungan umum.

Hal itu terlihat ketika Tim Satgas KTR Kabupaten Indramayu menyambangi tempat pusat perbelanjaan Yogya Toserba Kabupaten Indramayu, Selasa (29/01/2019) dengan mengajak sejumlah karyawan dan staf Yogya Toserba untuk mensosialisasikan sama-sama melarang ketika ada masyarakat yang berkedapatan merokok sembarangan.

“Sesuai dengan Perda No.08/2016 tentang KTR, sudah menjadi kewenangan kita sebagai ASN, jadi ada kawasan-kawasan memang dilarang orang untuk merokok sembarangan salah satunya di tempat umum seperti ini,” kata Kamsari Sabarudin anggota Tim Satgas KTR yang juga Kepala Bidang (Kabid) Penegak Hukum pada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Indramayu, Selasa (29/01/2019).

Menurut Kamsari, masyarakat yang merokok tentunya punya hak masing-masing namun dari satu sisi perokok melanggar hak orang lain juga yaitu dengan asapnya. Sehingga harus ada tempat khusus untuk para perokok agar ada keseimbangan Hak Asasi Manusia (HAM). Namun apabila tetap melanggar Perda KTR tersebut, pihaknya tidak segan-segan untuk bertindak sesuai dengan kewenangannya.

Kamsari menjelaskan, seperti di pusat perbelanjaan, maka pihaknya akan dikenakan sanksi pencabutan izin administrasi apabila supermarket tersebut mengabaikan KTR. Namun apabila dari masyarakat individu yang melanggar KTR maka akan dikenakan hukuman penajara maksimal 7 hari dan denda uang sebesar Rp 500.000,00.

“Kalo yang melanggar di tempat perbelanjaan seperti ini, apabila pihak perbelanjaan melanggar aturan dengan membiarkan masyarakat merokok bebas, maka akan dikenakan sanksi pencabutan izin administrasi, namun bagi yang perokok akan dikenakan hukuman penajara maksimal 7 hari dan denda uang sebesar Rp. 500.000,00,” jelasnya.
[ads-post]
Sementara itu, Inoe Wenita, salah satu staff Supervisor Yogya Toserba Indramayu sangat mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam penegakan Perda KTR, karena rokok meruapakan polusi yang diam-diam bisa membunuh orang secara perlahan. Untuk itu pihaknya sudah menyiapkan tempat bagi perokok yaitu di belakang dan di depan pusat perbelanjaan.

“Kita apresiasi penegakan Perda KTR di sejumlah tempat di Indramayu termasuk di pusat perbelanjaan, karena kita sudah mengetahui rokok itu selain bahaya masalah kesehatan juga menggangu aktivitas masyarakat dari polusi udaranya itu. Di Yogya Toserba kita sudah sediakan area merokok, baik di belakang maupun di depan toko. Namun apabila masih membandel kita akan menegurnya demi kenyamanan banyak orang,” pungkasnya. (M.Toyib)

Indramayu-  Silang pendapat mewarnai ketiga Partai pengusung Bupati Indramayu Hj Anna Sophanah yang mengundurkan diri menjadi Bupati, Di karenakan Fokus untuk mengurusi keluarga dan Ibunya yang  sedang  sakit sakitan, Pengunduran ini sudah direspon Kemendagri dan Gubernur Ridwan Kamil.

Surat pengunduran Bupati diserahkan langsung oleh Gubernur terpilih di gedung sate beberapa waktu lalu,Akan tetapi persoalan mulai mengemuka  pasca pengunduran Bupati.

Siapa penggantinya yang layak menjadi Wakil Bupati untuk mendampingi Supendi, yang sekarang sudah menjadi Bupati Indramayu.Dari ketiga partai ini,diantaranya Partai Gerindra Partai PKS  dan Partai Demokrat akan membahas keterwakilan partai pengusung untuk menjadi  Wakil Bupati yang akan menggantikan H Supendi yang sekarang sudah menjadi Bupati Indramayu.Tentu masyarakat mempertanyakan hasil keputusan yang di suarakan untuk menduduki jabatan wakil Bupati.
[ads-post]
Seperti di katakan Ketua KPU Daerah Kabupaten Indramayu Ahmad Toni Fatoni S pd.I.,M.Pd.I,"Silahkan ketiga Partai pengusung Partai Gerindra,Partai Demokrat,Dan Partai PKS siapa yang bakal di usung menggantikan H Supendi,Yang sekarang sudah menjadi Bupati Indramayu.Tentu ketiga Partai itu bakal menelorkan nama untuk Menjadi Wakil Bupati.Sesuai aturan dan mekanisme ketiga Partai itu,Kami hanya bisa mendoakan agar berjalan baik dan kondusif.Tidak terjadi hal di luar nalar,Semuanya harus berfikir dewasa dengan tujuan membangun Indramayu ke arah lebih baik."Jelasnya

Hal senada juga diungkapkan  Ketua LSM Lembaga Investigasi Negara DPC Kab Indramayu Suparno,"Sebenarnya persolan mengusung calon yang akan dijadikan wakil Bupati sangat sederhana,Akan tetapi sebelum nama seseorang dimunculkan.Disinilah permainan Politik mewarnai,Maka terjadilah tarik ulur kepentingan.Tidak semudah apa yang kita bayangkan,Semuanya sama pengen dipilih dan memilih tapi kami yakin yang terbaik itu dipilih dan mau menjadikan Indramayu selangkah lebih maju."Ungkapnya

Sementara itu Tokoh Masyarakat Indramayu yang masih mendekam dibalik jeruji besi ,Rohadi saat ditemui dengan  lantang menyuarakan,"Kami orang pinggiran teraniaya tapi kami tidak akan rela kemajuan Indramayu tercabik cabik,Hanya  persoalan pemilihan wakil bupati proses menelorkan nama sudah menjadi bagian,Takarannya adalah sukses tanpa ekses.Yang penting jangan ada campur tangan pihak penguasa terdahulu,Apalagi terdengar santer ada permainan uang dalam proses pengusungan nama.

Lanjut Rohadi,"kalau itu benar terjadi sangat naif,Kemajuan Indramayu sekali lagi.kami sangat peduli kemajuan Indramayu,Biarpun kami rasakan pengap di dalam Lapas,Tapi pikiran dan hati kami tak pernah lepas dari kemajuan Indramayu.  Indeks Pembangunan Manusia dan Sumber Daya Manusia menjadi tolok ukur Kebangkitan Indramayu kedepan Pendidikan ,daya beli dan kesehatan ukurannya sudah tinggikah IPM kita."Katanya. 
( Otong.S )

Indarmayu- Pada hari libur ini ( Minggu, 2/11/18 ) Bapak Wakil Bupati Indramayu Drs. H. Supendi. M. Si mengajak keluarga untuk mencintai Produk - Produk Jajanan Lokal, salah satu nya Jajanan Dodol yang terletak di Daerah karangampel Indramayu.

Supendi mengungkapkan bahwa makanan khas memang memiliki hubungan yang sangat erat dengan keberadaan budaya, karena seiring berjalannya peradaban, makanan memang tidak pernah lepas dari kehidupan, oleh karena itulah kebudayaan erat dan berjalan beriringan dengan kuliner.

Melestarikan budaya memang bukan pekerjaan yang mudah, tapi dengan niat tulus dan usaha yang gigih menjaga budaya menjadi hal yang mudah.

Dengan dukungan masyarakat dan pemerintah mungkin melestarikan budaya menjadi hal yang mudah, tapi memang tidak begitu adanya. Masyarakat dengan swadaya sendiri bangkit untuk menjaga juga melestarikannya.
[Ads-post]
Yang terpenting adalah melestarikan dan memperkenalkan budaya kita kepada Daerah kita sendiri dan Daerah lain agar setiap orang bisa mengenal dan ikut melestarikan. Bayangkan saja, bagaimana bisa mempertahankan juga melestarikan budaya sendiri tapi kita sendiri tidak tahu budaya kita sendiri.

Selain itu juga hal demikian dapat membantu serta meningkatkan ekonomi keluarga, hal semacam ini perlu sangat di kembangkan sebagai produk - produk unggulan pada sektor kuliner jajanan khas Indramayu. "Pungkas Pria dengan senyum yang khas ini". (Redaksi )

Indramayu- Musyawarah Daerah II DPD FOKORGAKI yang berlasung di Aula Kopsuka Sindang Indramayu,Berlangsung alot dan penuh intrik.Di awali pembukaan oleh wakil Bupati Indramayu Supendi,Dalam kata Sambutannya secara singkat.Mengajak seluruh peserta sidang dan  pengurus DPD FOKORGAKI untuk melangkah maju.

 Sedang ketua Dewan penasehat, Juga mantan Bupati Indramayu Yance.Memberikan tekanan tentang tidurnya organisasi besar,Hanya bisa merana tanpa ada solusi untuk memajukan."Untuk itu kami berharap kemajuan DPD FOKORGAKI Indramayu jangan tertidur,Bangkit maju bersama.Sebab APBD II kita di Indramayu hampir Mencapai 4 Trilyunan.Untuk memajukan DPD FOKORGAKI cukup mudah, Sekali lagi jangan sampai tidur terlelap ayo maju."Tegasnya yang disambut tepuk tangan meriah oleh peserta sidang dan Pengurus DPD FOKORGAKI .

Suasana sidang sedikit memanas setelah peserta sidang memberikan dukungan kepada calon baru,Dari 31 kecamatan,Sedikitnya 27 kecamatan memilih dan memberikan dukungan kepada ketua baru H.Yudi Rustomo.Maka ketua sidang memutuskan H.Yudi Rustomo terpilih secara aklamasi.Di sambut dengan riuh oleh pendukung ketua baru.

Sementara ketua terpilih H Yudi Rustomo memberikan komentar kepada awak media seputar pemilihan Ketua DPD FOKORGAKI,"Ini adalah sebuah Proses pemilihan,Biarpun diwarnai teriakan dan yel yel  tapi suasana nyaman.Setelah proses pemilihan berjalan Kondusif,Pembenahan memang harus di lakukan.untuk pembentukan Formatur kami minta satu bulan sejak sekarang, Karena besarnya organisasi ini.Sebanyak kurang lebih 6000 RT/RW dibutuhkan Team work yang bersinergi,Langkah awal tentu kita harus punya data base.Terus pemberdayaan seluruh RT dan RW. kita berdayakan biar tumbuh kembang maju bersama dan menampung semua keluhan,Di carikan solusinya secepatnya.FOKORGAKI akan saya ajak lari kencang,Dan itu akan saya buktikan."Tegasnya
[ads-post]
Di sisi lain Purwanto Jatibarang  pengaman Sidang Pemilihan ketua  DPD FOKORGAKI," Saya merasa bangga atas terpilih ketua Baru,dengan suasana nyaman.Penuh rasa memiliki dan terjalin rasa kebersamaan. Biarpun suasana awal sidang sangat riuh,Tapi setelah ketua sidang menjatuhkan ketukan ketua terpilih H Yudi Rustomo.Peserta semuanya nampak menerima dengan ketua Baru."katanya   
(Otong.S)

Indramayu-Aparatur Sipil Negara (ASN) harus selalu berpikiran terbuka, terus melakukan inovasi, menyederhanakan proses kerja, memanfaatkan kemajuan ilmu pengetahuan teknologi, serta berkolaborasi dengan pihak-pihak terkait. Hal tersebut ditegaskan Wakil Bupati Indramayu H. Supendi yang membacakan sambutan Presiden Republik Indonesia pada puncak peringatan HUT Ke-47 KORPRI Tahun 2018 tingkat Kabupaten Indramayu yang berlangsung di alun alun Indramayu,Kamis(29/11/2018).



Oleh karena itu, lanjut Supendi, kepada seluruh ASN di semua lapisan pemerintahan dan di semua sector untuk tidak terjebak dengan ego-sektoral, ego-organisasi, atau ego-programnya masing-masing. Semua permasalahan yang ada di masyarakat itu bersifat lintas sektoral bahkan juga lintas daerah. Dengan berkolaborasi serta pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi, pihaknya yakin para ASN  bisa mengaktualisasikan baktinya secara lebih baik kepada masyarakat, bangsa dan negara.


Selanjutnya, ASN  juga harus melakukan banyak penyesuaian untuk mengantisipasi perubahan zaman. Revolusi industri 4.0 telah membawa perubahan lanskap sosial, politik, ekonomi dan budaya di seluruh dunia. Perkembangan teknologi informasi, terutama pengkomputeran dan media sosial, memang memfasilitasi cara kerja birokrasi. Namun, teknologi tersebut juga memfasilitasi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan menuntut pelayanan yang lebih baik dari aparatur sipil negara.

 [asd-post]
Pemanfaatan teknologi oleh masyarakat dan juga dunia usaha untuk menyampaikan aspirasinya tersebut akan menjadi beban ASN jika tidak diikuti dengan perubahan kerja. Mau tidak mau, aparatur sipil negara harus melayani masyarakat dengan sungguh-sungguh, meningkatkan kualitas kerja dan tata kelola pemerintahan, serta menjaga akuntabilitas.


Mulai tahun 2019, pemerintah akan melakukan program besar-besaran untuk memperkuat sumber daya manusia untuk menghadapi tantangan zaman yang semakin berat. Kualitas SDM di pemerintahan dan swasta, SDM di semua sektor, SDM di semua lapisan pemerintahan serta kualitas SDM di usia dini dan remaja, harus ditingkatkan secara signifikan. SDM Indonesia harus mampu menghadapi dan memanfaatkan peluang dari dunia dan teknologi yang sedang berubah cepat.


“Dalam kaitan ini, saya minta kepada seluruh jaiaran ASN untuk segera memperkuat diri untuk menjadi agen transformasi penguatan SDM kita, menjadi agen transformasi dalam membangun talenta-talenta anak bangsa. Dengan peran aparatur sipil negara yang tersebar di seluruh pelosok nusantara, saya yakin transformasi kualitas SDM ini bisa dilakukan secara besar-besaran dan akan memberikan hasil yang positif bagi kemajuan bangsa,” tegas Supendi.


Sementara itu Ketua KORPRI Kabupaten Indramayu, Munjaki mengatakan berbagai kegiatan untuk memeriahkan kegiatan HUT KORPRI tahun 2018 ini telah dilaksanakan seperti halnya pemberian bantuan bagi warga yang kekurangan air bersih, pengiriman kontingan dalam POR PEMDA, ziarah rombongan, serta pemberian dana purna tugas bagi ASN yang memasuki usia pensiun. (Redaksi)

Bupati Indramayu Hj. Anna Sophana.
Bupati Indramayu Anna Sophana akan menemui Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo untuk menjelaskan soal pengunduran dirinya.

Kepala Pusat Penerangan Kemendagri Bahtiar mengatakan pertemuan akan berlangsung secara tertutup di kantor Kemendagri, Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (13/11) siang.

"Sowan pada menteri menjelaskan hal ihwal apa sih yang menyebabkan beliau berhenti," kata Bahtiar saat dihubungi.

Pengunduran diri Anna dari jabatannya menjadi sorotan sepekan terakhir. Pasalnya, keputusan Anna mengundurkan diri terkesan mendadak.

Alasan Anna mengundurkan diri disebut-sebut tidak terkait dengan urusan kedinasan. Tetapi ia mempertimbangkan faktor mengurus keluarga.

Kemendagri telah mengirimkan utusan ke Indramayu untuk memastikan alasan Anna mundur dari jabatan Bupati yang sedianya diemban hingga 2021.
[ads-post]
Surat pengunduran diri Anna telah disampaikan kepada Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil, dan diteruskan kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). DPRD juga telah menggelar rapat paripurna terkait pengunduran diri tersebut.

Bahtiar mengatakan sebagai pembina kepala daerah, Mendagri perlu mengetahui alasan Anna mengundurkan diri. Hal ini juga sebagai kajian Kemendagri ke depannya. Karena itu, kata Bahtiar, Tjahjo meminta Anna datang ke kantor Kemendagri di Jakarta hari ini.

"Sebagai menteri patut dan wajar kalau ingin mengetahui alasan pengunduran dirinya, apa sih. Supaya jadi bahan kajian kami juga karena ini kan fenomena baru, kepala daerah mengundurkan diri. Biasanya diberhentikan karena terlibat kasus atau meninggal dunia," kata Bahtiar.

Anna Sophanah merupakan petahana dalam pemilihan Bupati Indramayu pada 2015. Kala pemilihan, ia berpasangan dengan Supendi. Keduanya ditetapkan KPU Indramayu sebagai bupati-wakil bupati periode 2016-2021 pada 23 Januari 2016.

Sebelum menjabat kepala daerah di wilayah Pantura tersebut, Anna merupakan anggota DPRD Kabupaten Indramayu periode 2009-2014 dari fraksi Golkar. Jabatan Anna di posisi kepala daerah itu menggantikan suaminya, Irianto MS Syafiuddin alias Yance, yang menjadi bupati Indramayu sebelumnya.

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget