‎Puncak Milad ke-9 LPK Kaina Indonesia, Japanese Culture Festival Padukan Budaya Jepang dan Indonesia.



 Lensa Today - Rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-9 LPK Kaina Indonesia mencapai puncaknya pada Sabtu (27/6/2026) melalui kegiatan seremonial bertajuk "Japanese Culture Festival". Acara yang berlangsung meriah tersebut menjadi momentum refleksi perjalanan lembaga sekaligus pelepasan peserta yang akan berangkat magang dan bekerja ke Jepang.

‎Kegiatan diawali dengan sambutan dari Founder LPK Kaina Indonesia dan Wakil Pimpinan LPK Kaina, dilanjutkan prosesi pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan sembilan tahun lembaga dalam mencetak sumber daya manusia yang kompeten untuk pasar kerja internasional.

‎Suasana haru juga terasa saat diputar video sejarah perjalanan LPK Kaina Indonesia yang menggambarkan perkembangan lembaga sejak berdiri hingga berhasil mengantarkan ribuan peserta menuju Jepang. Acara kemudian disemarakkan dengan penampilan Tari Topeng sebagai representasi budaya lokal Indramayu.

‎Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan trofi kepada para pemenang kompetisi basket dan voli, pemberian sertifikat Japanese Foundation Test (JFT) dan Japanese Language Capability Test (JLCT), serta prosesi pelepasan siswa yang akan diberangkatkan ke Jepang.

‎Berbagai pihak telah memberikan apresiasi terhadap kontribusi LPK Kaina Indonesia dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan membuka peluang kerja bagi generasi muda melalui program pemagangan dan penempatan kerja ke Jepang.

‎Momen menarik lainnya adalah sesi Zoom Meeting bersama alumni yang saat ini bekerja di Jepang. Melalui sambungan virtual tersebut, para alumni berbagi pengalaman serta memberikan motivasi kepada calon peserta yang akan mengikuti jejak mereka.

‎Kemeriahan festival semakin terasa dengan beragam pertunjukan seni, mulai dari penampilan siswa TK Kaina, atraksi lima cosplayer terbaik hasil kompetisi hari pertama yang dipadukan dengan tokoh Hanoman, penampilan band siswa Training Center bersama para sensei, Tari Jaipong, demonstrasi silat, hingga paduan suara yang menutup rangkaian acara.

Founder LPK Kaina Indonesia, Teguh Adi Koesumah Putra, mengatakan bahwa selama sembilan tahun berdiri, Kaina terus berkomitmen mempersiapkan sumber daya manusia yang siap bersaing di dunia kerja internasional, khususnya Jepang.

‎"Kami sebagai lembaga pelatihan berharap ke depan semakin banyak peserta yang benar-benar memahami proses untuk bekerja ke luar negeri. Mereka harus mempersiapkan diri mulai dari penguasaan bahasa, keterampilan, hingga mental. Mudah-mudahan ke depan Kaina bisa menjadi lebih baik lagi," ujarnya.

‎Menurut Teguh, LPK Kaina berfokus pada pembinaan dan pelatihan calon tenaga kerja sebelum diberangkatkan melalui kerja sama dengan berbagai Sending Organization (SO).

‎"Hingga saat ini, siswa Kaina yang telah berangkat ke Jepang melalui berbagai SO yang bekerja sama dengan kami mencapai sekitar 3.000 orang. Sementara jika dihitung sejak Kaina berdiri sembilan tahun lalu hingga sekarang, total alumni yang berhasil diberangkatkan sudah mendekati 4.000 orang," jelasnya.

‎Pada tahun 2026 sendiri, lanjut Teguh, sebanyak 31 peserta dilepas untuk berangkat ke Jepang setelah dinyatakan memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan.

‎Ia menambahkan, tema Japanese Culture Festival dipilih bukan sekadar menghadirkan nuansa Jepang, tetapi juga sebagai upaya memperkenalkan budaya Negeri Sakura kepada para calon peserta sebelum mereka berangkat.

‎"Ke depan kami ingin terus mengolaborasikan budaya Jepang dengan budaya Indonesia. Tujuannya agar calon peserta lebih mengenal budaya Jepang sehingga tidak mengalami culture shock saat tiba di sana. Di sisi lain, kami juga berharap mereka tetap menjaga dan memperkenalkan budaya Indonesia selama berada di Jepang," tuturnya.

‎Melalui penyelenggaraan Japanese Culture Festival, LPK Kaina Indonesia tidak hanya merayakan perjalanan sembilan tahunnya, tetapi juga menegaskan komitmennya sebagai lembaga pelatihan yang mampu mencetak generasi muda berdaya saing global tanpa meninggalkan identitas budaya bangsa.

Pena
By.
Tedy
Editor
By.
Tedy
Foto / Video
By.
Redaksi
Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak