Salurkan 29 Sapi dan 39 Kambing Kurban untuk Masyarakat. Herman Khaeron: Kurban Adalah Wujud Ketakwaan dan Solidaritas Sosial


 Lensa Today - Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat Daerah Pemilihan (Dapil): Jawa Barat VIII (meliputi Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, dan Kabupaten Indramayu) yang juga Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Demokrat, Dr. Ir. H. E. Herman Khaeron, M.Si., kembali berbagi kebahagiaan dengan masyarakat pada momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Bersama keluarga dan jajaran Partai Demokrat, ia menyalurkan 29 ekor sapi dan 39 ekor kambing kurban yang didistribusikan ke berbagai daerah, mulai dari pesantren, masjid, majelis taklim, kelompok masyarakat, hingga lingkungan Keraton Cirebon.

Penyaluran hewan kurban tersebut menjadi wujud rasa syukur sekaligus komitmen Herman Khaeron untuk terus menebarkan manfaat dan memperkuat semangat kebersamaan melalui ibadah kurban. Hewan kurban disalurkan kepada masyarakat di sejumlah wilayah agar lebih banyak warga dapat merasakan kebahagiaan dan keberkahan Hari Raya Idul Adha.

“Alhamdulillah, pada Idul Adha kali ini kami dapat menyalurkan 29 ekor sapi dan 39 ekor kambing. Mudah-mudahan ini menjadi bentuk ketakwaan, ibadah, sekaligus wujud solidaritas sosial kepada masyarakat,” ujar Herman Khaeron.

Menurutnya, hewan kurban tersebut tidak hanya dipotong di satu lokasi, melainkan disebarkan ke sejumlah wilayah agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Pemotongan dan penyaluran hewan kurban dilakukan di berbagai daerah, termasuk wilayah Cirebon dan Cirebon Timur. Selain itu, bantuan kurban juga diberikan kepada sejumlah pondok pesantren, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Indramayu, Muhammadiyah, serta berbagai lembaga dan komunitas lainnya.

“Kami juga menyalurkan hewan kurban ke Kanoman, Kasepuhan, serta keraton-keraton di Cirebon. Alhamdulillah penyalurannya dapat menjangkau banyak pihak. Mudah-mudahan ke depan jangkauannya semakin luas, termasuk mendukung kegiatan kurban di masjid-masjid,” katanya.

Herman menegaskan, Idul Adha tidak hanya dimaknai sebagai pelaksanaan ibadah kurban semata, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Ia mengingatkan kembali keteladanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS yang menjadi dasar pelaksanaan ibadah kurban hingga saat ini.

“Kita dapat mengambil hikmah besar dari Idul Adha. Nabi Ibrahim AS menunjukkan ketaatan yang luar biasa kepada Allah SWT. Dari peristiwa itu kita belajar tentang arti ketakwaan, keikhlasan, dan kepatuhan dalam menjalankan perintah Allah,” tuturnya.

Selain bernilai ibadah, Herman menilai kurban juga memiliki dampak sosial yang nyata karena mampu membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Daging kurban nantinya akan dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Bahkan, meskipun secara syariat ada bagian tertentu yang menjadi hak orang yang berkurban, saya mengikhlaskan seluruhnya untuk dibagikan kepada masyarakat agar manfaatnya bisa dirasakan lebih luas,” ungkapnya.

Menurut Herman, semangat berbagi dan kepedulian sosial harus terus dipelihara sebagai bagian dari nilai-nilai yang terkandung dalam Hari Raya Idul Adha.

“Selain nilai ketakwaan, ada makna sosial yang sangat kuat dalam Idul Adha. Solidaritas, kepedulian, dan semangat berbagi kepada sesama harus terus kita bangun dan pelihara,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Provinsi Jawa Barat periode 2024–2029, dr. Hj. Ratnawati, M.K.K.K., mengatakan bahwa Idul Adha merupakan momentum untuk menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat, khususnya mereka yang menerima manfaat dari hewan kurban.

“Harapannya, setidaknya pada Hari Raya Idul Adha ini masyarakat yang menerima manfaat kurban dapat ikut merasakan kebahagiaan dan turut merayakan hari besar ini dengan penuh suka cita,” ujarnya.

Ratnawati menjelaskan, penyaluran hewan kurban tidak hanya dilakukan di daerah pemilihannya yang meliputi Kabupaten Indramayu, Kabupaten Cirebon, dan Kota Cirebon, tetapi juga menjangkau sejumlah wilayah lain.

“Kebetulan kami juga tinggal di Bekasi, sehingga ada hewan kurban yang kami salurkan di sana. Selain itu, di Bandung, tempat saya bekerja dan beraktivitas, kami juga menyalurkan hewan kurban, termasuk di lingkungan sekolah anak-anak kami,” katanya.

Tak hanya di dalam negeri, Ratnawati mengungkapkan bahwa dirinya secara rutin turut mendukung program kurban untuk masyarakat Palestina melalui lembaga-lembaga kemanusiaan yang terpercaya.

“Insya Allah setiap tahun saya menyisihkan sebagian rezeki untuk membantu masyarakat Palestina melalui yayasan-yayasan yang saya percaya. Semoga bantuan tersebut dapat memberikan manfaat bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan di sana,” tuturnya.

Menurut Ratnawati, semangat berkurban sejatinya tidak hanya diwujudkan melalui penyembelihan hewan, tetapi juga melalui kepedulian, kemanusiaan, dan kebersamaan yang terus ditumbuhkan dalam kehidupan bermasyarakat.

Pena
By.
Tedy
Editor
By.
Tedy
Foto / Video
By.
Redaksi


Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak