Lensa Today - Kegiatan Halal Bihalal yang dirangkaikan dengan pelantikan serentak Pengurus Cabang (PC) Pemuda PUI se-Kabupaten Indramayu periode 2026–2028 digelar di Indramayu, Jumat (18/4/2026). Agenda ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan ukhuwah, ishlah, dan mahabbah di kalangan pemuda PUI.
Ketua Dewan Pembina Pemuda PUI Kabupaten Indramayu, H. Ruswa, M.Pd.I., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan momentum penting dalam memperkuat konsolidasi organisasi.
Ia menjelaskan, saat ini kepengurusan Pemuda PUI telah terbentuk di 17 kecamatan di Kabupaten Indramayu, dan akan terus dikembangkan secara bertahap hingga mencakup seluruh wilayah.
Menurutnya, para pemuda PUI diharapkan mampu menjadi pelopor dalam syiar organisasi yang berlandaskan nilai-nilai perbaikan (islah) dan persatuan (ukhuwah). Hal tersebut sejalan dengan semangat perjuangan PUI yang menekankan keikhlasan, kebersamaan, serta pengabdian untuk umat.
“Pemuda harus hadir sebagai pelopor perbaikan dan persatuan di tengah masyarakat. Kita ingin organisasi ini berkembang dan mampu menghimpun pemuda-pemuda yang memiliki semangat yang sama dalam membangun kebersamaan,” ujarnya.
Ia juga berharap Pemuda PUI dapat menjadi wadah yang produktif serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam menjaga persatuan dan memperkuat nilai-nilai keislaman.
Sementara itu, Ketua Umum Pemuda PUI Kabupaten Indramayu, Ikang Fauzi Ilhamuddin, S.Sos., mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya pelantikan pengurus tingkat kecamatan secara serentak.
Ia menyebutkan, dari total kecamatan yang ada, sebanyak 17 kepengurusan telah resmi dilantik. Adapun pembentukan kepengurusan di kecamatan lainnya akan dilanjutkan pada tahap berikutnya.
“Alhamdulillah, hari ini kita bisa melantik pengurus di 17 kecamatan. Ke depan, kita akan lanjutkan pembentukan di kecamatan yang belum terbentuk,” katanya.
Terkait program kerja, Ikang menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan sejumlah program prioritas, salah satunya penguatan sumber daya manusia melalui kegiatan Training Intisab. Program ini menjadi bagian dari proses kaderisasi untuk membentuk anggota yang memiliki pemahaman organisasi serta nilai perjuangan PUI yang kuat.
“Training Intisab ini menjadi pintu awal kaderisasi. Ke depan, kita akan segera membuka pelaksanaan Intisab 1 sebagai langkah pembinaan kader,” jelasnya.
Selain itu, pihaknya juga terus menjalin komunikasi dan sinergi dengan pemerintah daerah. Ia menegaskan bahwa Pemuda PUI siap menjadi mitra strategis dalam mendorong gerakan perbaikan dan pembangunan di Kabupaten Indramayu.
“Kami ingin menjadi garda terdepan dalam gerakan islah atau perbaikan, serta berkontribusi dalam pembangunan daerah. Komunikasi dengan pemerintah daerah juga terus kami bangun dan akan kami lanjutkan dalam agenda-agenda berikutnya,” pungkasnya.
Terpisah, Ketua DPD PUI Kabupaten Indramayu, H. Rizki Amali Rosyadi, S.Psi., M.I.Kom., menyampaikan harapannya agar kepengurusan Pemuda PUI yang baru dilantik dapat menjadi kekuatan yang solid dan mampu bersinergi dengan pengurus daerah.
Ia menegaskan bahwa Pemuda PUI merupakan badan otonom PUI, sehingga diharapkan dapat bergerak selaras dengan arah kebijakan organisasi induk sekaligus mengakar di tengah masyarakat hingga tingkat kecamatan.
“Pemuda PUI sebagai badan otonom diharapkan bisa bersinergi dengan pengurus daerah, sehingga kehadirannya benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Dengan terbentuknya kepengurusan di tingkat kecamatan, diharapkan mereka bisa lebih aktif berkhidmat dan melayani, khususnya bagi keluarga besar PUI,” ujarnya.
Saat ini, lanjutnya, sebanyak 17 kepengurusan tingkat kecamatan telah dilantik dan proses pembentukan akan terus berjalan hingga mencakup seluruh wilayah di Kabupaten Indramayu.
Ia juga berpesan agar para pengurus tetap menjunjung tinggi nilai ukhuwah, kebersamaan, dan kekeluargaan dalam menjalankan organisasi.
“PUI menjunjung tinggi nilai ukhuwah. Karena itu, para pemuda harus bekerja dengan semangat kebersamaan, kekeluargaan, serta mahabbah atau rasa cinta dalam melayani masyarakat,” katanya.
Selain itu, ia mendorong Pemuda PUI untuk aktif bersinergi dengan program pemerintah daerah serta memperkuat kegiatan keagamaan di tengah masyarakat.
“Kami berharap Pemuda PUI bisa bersinergi dengan pemerintah daerah, sekaligus lebih masif dalam melaksanakan kegiatan keagamaan, sehingga keberadaannya benar-benar memberi manfaat,” pungkasnya.
Pena | By. | Tedy |
Editor | By. | Tedy |
Foto / Video | By. | Redaksi |
