Anggaran Infrastruktur 2026 Capai Rp293,49 Miliar, Pemkab Indramayu Prioritaskan Sektor Strategis


Lensa Today - 
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mengalokasikan anggaran infrastruktur sebesar Rp293,49 miliar pada tahun 2026. Anggaran yang bersumber dari APBD Indramayu difokuskan pada pembangunan dan peningkatan sektor-sektor strategis guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Program pengadaan infrastruktur ini mencakup ratusan paket pekerjaan yang tersebar di berbagai wilayah di Indramayu. Prioritas utama diarahkan pada peningkatan kualitas jalan dan jembatan, pembangunan serta rehabilitasi jaringan irigasi, hingga penguatan infrastruktur penunjang ketahanan pangan. Selain itu, pemerintah daerah juga memberikan perhatian pada pengelolaan sistem irigasi untuk mengurangi risiko banjir di sejumlah titik rawan.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas PUPR Kabupaten Indramayu, Maulana Malik, S.E., M.Si., menjelaskan bahwa alokasi anggaran tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya dalam hal konektivitas dan aksesibilitas wilayah.

“Program ini dirancang untuk mendorong pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Indramayu. Infrastruktur yang baik akan memperlancar mobilitas masyarakat sehingga berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi lokal,” ujar Maulana.

Ia menambahkan, sektor irigasi menjadi salah satu fokus utama mengingat Indramayu dikenal sebagai daerah lumbung pangan. Dengan perbaikan dan optimalisasi jaringan irigasi, produktivitas pertanian diharapkan meningkat secara signifikan.

“Ketahanan pangan menjadi prioritas kami. Oleh karena itu, infrastruktur irigasi terus kami benahi agar kebutuhan air bagi para petani dapat terpenuhi secara optimal,” tambahnya.

Selain itu, Maulana menegaskan bahwa pelaksanaan seluruh program akan dilakukan secara transparan dan akuntabel, dengan mengedepankan kualitas pekerjaan serta ketepatan waktu penyelesaian.

Sementara itu, Bupati Indramayu, Lucky Hakim, berharap alokasi anggaran tersebut tidak hanya terserap secara administratif, tetapi benar-benar diwujudkan dalam bentuk pembangunan yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Ia menekankan pentingnya kualitas pekerjaan, ketepatan waktu pelaksanaan, serta pemerataan pembangunan hingga ke pelosok daerah.

Menurutnya, infrastruktur yang baik merupakan fondasi utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan konektivitas antar wilayah, serta memperkuat sektor-sektor strategis seperti pertanian, perikanan, dan perdagangan. Dengan demikian, pembangunan yang dilakukan tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi juga memberikan dampak berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat.

Bupati Lucky juga mengingatkan seluruh perangkat daerah untuk bekerja secara profesional, transparan, dan akuntabel dalam merealisasikan program-programnya.

“Semoga alokasi anggaran ini dapat memberikan manfaat maksimal, sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Indramayu,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur pada tahun 2026 diharapkan menjadi penggerak utama peningkatan kualitas hidup masyarakat, sekaligus mendukung terwujudnya visi Indramayu REANG.

Pena
By.
Tedy
Editor
By.
Tedy
Foto / Video
By.
Redaksi
Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak