Articles by "Peristiwa"

 MENARA POST 
- Ambruknya plafon di dalam Masjid Islamic Centre Indramayu (Syekh Abdul Manan) membuat panik para jemaah yang sedang melaksanakan dzikir di dalamnya. Beruntung, saat kejadian tidak ada korban, namun rasa syok telah dirasakan oleh beberapa jemaah yang ada di tempat kejadian. Minggu 24/1/2021.

Menurut Ahmad Shadali Wakil Sekretaris DKM mengatakan pada saat kejadian ia sedang istirahat mendapat informasi bahwa plafon Masjid Syekh Abdul Manan mengalami ambruk.

"Sebelah kanan masjid, setelah kita cek ternyata kondisinya memang mengkhawatirkan" Ucapnya.

Ahmad Shadali menyebut, kalau kondisi tersebut dibiarkan seperti itu, maka para jamaah yang masuk merasa khawatir.

"Saya khawatir ambrolnya plafon tersebut merambat ke yang lainnya" Katanya.

Pasca kejadian ambruknya plafon Masjid tersebut, kini lokasi kejadian untuk sementara di sterilkan guna mengantisipasi kejadian susulan, sebab menurut Ahmad Shadali kondisi tersebut sangat mengkhawatirkan.

"Untuk sementara disterilkan aja dulu, kalau tidak disterilkan dulu khawatir nanti akan terjadi yang tidak diingankan, kalau terjadi sesuatu siapa yang bertanggung jawab" Terangnya.

Sebelumnya, menara Masjid tersebut roboh pada Minggu, 6 Desember 2020 siang, namun selang beberapa minggu kedepan Masjid itu mengalami kerusakan lagi dengan hari yang sama.

"Kejadiannya pas waktu dzikir, sama halnya kejadian pada waktu robohnya menara Masjid Ini, hari Minggu dan ba'da Duhur, namun Alhamdulillah tidak ada korban" Tutup Ahmad Shadali.


Pena
By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto / Video
By.
Internet


Bayi mungil nan cantik yang ditemukan warga
MENARA POST - Indramayu- Warga Desa Tersana Gang Bata Rt/Rw 10/03, Kecamatan Sukagumiwang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, menemukan sosok bayi perempuan diduga baru saja dilahirkan dengan sengaja tanpa bantuan medis ditemukan orang tergeletak di samping rumah warga dalam kondisi bayi mengenaskan dengan ari-ari disampingnya juga masih berlumuran darah karena terdengar suara tangisan bayi warga segera bergegas mengambilnya. 13/03/2019

Menurut Iman(38) warga Desa Tersana mengatakan, ia menemukan sosok bayi perempuan saat ia sedang nongkrong di teras rumah. Sekitar pukul 21.00 wib, Malam Rabu(12/3/2019) ia dikejutkan oleh lirih suara tangis bayi. Bersama tetangga sebelah langsung mendekati arah sumber suara tangisan bayi dan didapati sosok bayi mungil yang masih berlumuran darah. "baru dilahirkan, saya langsung bersihkan bayi tersebut karena kotor,' ungkapnya kepada BIN, Rabu(13/3/2019).
[ads-post]
Usai kejadian itu, pihaknya langsung menghubungi perangkat desa setempat untuk melaporkan kejadian penemuan bayi perempuan yang diduga dibuang oleh orang yang tak bertanggungjawab. "Disarankan dibawa ke Puskemas Sukagumiwang, akhirnya bayi kami serahkan kepada pihak Puskesmas,"tuturnya.

Hasil penelusuran lapangan, dibenarkan jika bayi perempuan yang ditemukan warga Desa Tersana sudah mendapat pertolongan dari pihak medis Puskesmas Sukagumiwang. Pada saat itu juga nasib bayi tersebut dalam asuhan Samsuri/Siti Mardiah, warga Desa Tersana Blok Grabyagan Rt/Rw 03/01 disaksikan Bidan Desa Tersana, Bhabinkamtibmas, Kuwu dan pihak Puskesmas Sukagumiwang.
Seorang warga sedang menunjukkan lokasi penemuan bayi
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian Sektor Kertasmaya masih melakukan penyilidikan, penelusuran siapa pelaku yang telah keji membuang bayi yang tak berdosa. (Red)


Pena
By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto / Video
By.
Internet

Seorang pria berusia 32 Th, ditemukan tewas gantung diri di dalam rumahnya, Di Desa Tegaltaman, Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu.
Ilustrasi
Belum dikerahui motif korban sehingga mengakhiri hidupnya dengan cara Gantung diri di atas kayu kaso atap rumahnya.(06-01-2018).

Kapolsek Sukra Kompol Mashudi, SH, MH yang mengetahui adanya kejadian gantung diri dari laporan anggotanya, langsung mendatangi TKP beserta Personil Polsek Sukra guna Olah TKP dan menyelidiki kasus tersebut.

Dari hasil sementara yang didapat tentang kejadian tersebut berdasarkan saksi menerangkan bahwa, Pada waktu kakak korban bernama Karsim, ingin pergi ke kamar mandi kemudian melihat pintu gudang dalam keadaan terbuka.

Saksi terkejut melihat adiknya bernama Tarkilah dalam keadaan tergantung dengan posisi leher korban terikat tali tambang warna putih sepanjang sekitar 1,5  meter yang terikat ke atas kayu kaso atap rumah setinggi kurang lebih 3 Meter di ruangan gudang.

Melihat kejadian tersebut selanjutnya Karsim, langsung melepaskan ikatan tali yang menjerat leher korban dan menurunkan korban ke bawah. Namun nahas, korban sudah tidak bernyawa.
[ads-post]
Berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa telah ada warga yang gantung diri kemudian anggota Polsek Sukra yang berjumlah 6 Personil dipimpin oleh Kapolsek Sukra Kompol Mashudi, SH, MH, mendatangi TKP.

Selanjutnya Kapolsek Sukra AKP Mashudi menghubungi pihak medis dari Puskesmas setempat untuk memeriksa kondisi korban, dan hasil dari pengecekan tim medis tidak ditemukan tanda tanda kekerasan di tubuh korban, dan dinyatakan Korban meninggal dunia murni gantug diri.

Kapolsek Sukra Kompol Mashudi, SH, MH, mengungkapkan dalam hal ini, berdasarkan keterangan para saksi didapat keterangan bahwa korban gantung diri diduga mengalami depresi karena permasalahan keluarga, Namun dalam hal ini Kapolsek Sukra, pihaknya masih melakukan penyelidikan atas kasus tersebut. (Red)

Sumber : Humas Polres Indramayu

 MENARA POST - Indramayu  - Angin puting beliung menerjang beberapa lokasi di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Minggu hari yang mengakibatkan sejumlah bangunan rumah warga rusak berat dan ringan.
Kerusakan rumah akibat amukan angin puting beliung

Dari data yang berhasil dihimpun oleh redaksi tercatat  19 rumah warga yang diterjang angin Putting Beliung tersebut.

Pihak Kepolisian Sektor Kroya Aiptu Asep Wawan, Mengatakan Minggu tanggal 03 Februari 2019 sekira pukul 14.30 Wib di Blok C.I, Rt/Rw 002/001, Ds. Temiyangsari, Kec. Kroya, Kab. Indramayu telah terjadi bencana alam Puting Beliung.

"Ada 19 Rumah yang mengalami kerusakan akibat kejadian tersebut" kata Asep dalam keterangan tertulisnya.

Selain phohon yang tumbang akibat Putting Beliung tersebut, beberapa rumah di areal sekitar juga mengalami kerusakan di bagian atapnya, karena sapuan angin puting beliung.

Adapun data rumah warga yang terkena Putting Beliung tersebut yakni, Rumah milik Rais, (80), alamat , rusak pada atap bagian belakang, Rumah milik Darno, (45), Rusak pada bagian atap depan, tengah dan samping kanan, Rumah milik Daram, 60, Rusak pada bagian atap depan dan samping, Rumah milik. Nunung, 33, Rusak pada bagian atap depan, Rumah milik. Dedi, 39, Rusak pada bagian Atap tengah, Rumah milik Nono, 45,  Rusak pada bagian atap belakang, Rumah milik Rasta, 80, Rusak pada bagian atap depan, Rumah milik Carwendi, 31, Rusak pada bagian atap depan, Rumah milik. Rendi, 43, Rusak pada bagian atap samping, Rumah milik Racem, 69, Rusak pada bagian atap depan, tengah dan belakang, Rumah milik Warsam, 46, Rusak pada bagian atap samping kiri, Rumah milik Cartim, 78, Rusak pada bagian atap tengah, Rumah milik Ratem, 55,   Rusak pada bagian atap tengah dan belakang, Rumah milik Iti, 67,  Rusak pada bagian atap belakang, Rumah milik Cantel, 42,   Rusak pada bagian atap samping, Rumah milik  Tetep, 50,   Rusak pada bagian atap tengah, Rumah milik Wawan, 40,  Rusak pada bagian atap depan, Rumah milik Tawa, 57,  Rusak pada bagian atap depan, Rumah milik Suhendi, 45,  Rusak pada bagian atap depan.

Semuanya merupakan warga Blok C.I, Rt/Rw 002/001, Desa Temiyangsari, Kec. Kroya dan sebagian besar berprofesi sebagai petani.
[ads-post]
Akibat dari musibah bencana alam tersebut tidak ada korban jiwa namun kerugian materi ditaksir sekira Rp. 57.000.000,-

Hingga berita ini diturunkan anggota Polsek Kroya sudah melakukan upaya pertolongan terhadap korban dan situasi terkini terpantau aman dan terkendali.

Sementara Yanto sekdes Tamiyangsari yang mewakili Kuwu Haerudin melalui akun Facebook milik Kecamatan Kroya menyampaikan bela sungkawanya disela-sela kesibukan memantau kegiatan dan mendata kerusakan. (AAP)


 

Indramayu- Launching perdana Inovasi Anak desa dalam merancang menciptakan alat pembakaran  Sampah Non Polusi ramah lingkungan mendapat Apresiasi dari berbagai Komponen masyarakat,pasalnya Masalah sampah adalah masalah klasik maayarakat.tapi pemecahan untuk memusnahkan sampah yang masih menjadi kendala sampai saat ini.

Dalam acara Launching uji pelaksanaan dan pembakaran sampah dihadiri Kuwu Desa Kongsi jaya H Sutarjo ,sebagai tuan Rumah Kepala Dinas lingkungan Hidup Aep Surahman,Sugeng kepala dinas DPMD, dan  camat Widasari Dulyono .

Di sela kesibukanya Kuwu Desa Kongsi jaya H Sutarjo masih sempat memberikan komentar terkait dengan salah satu warganya menciptakan alat pembakar sampah tanpa polusi,"kami selaku kepala Desa jelas sangat mendukung adanya inovasi kreatif dalam memerangi sampah serta menciptakan alat pembakar sampah tanpa polusi ini,tentu tidak terlepas arahan dari Pemerintah Desa.sebagaimana bentuk ukuran manfaat yang dirasakan,serta seberapa besar pembakaran sampah semuanya melalui kajian dan uji coba.

"sedangkan anggaran pembikinan kami siapkan dari Dana Desa, tentu harapan kami dengan pembikinan alat pembakar sampah banyak Pemerintah Desa Lain mau berinovasi menciptakan alat pembakar sampah yang lebih maju dan simpel."katanya

Masih menurutnya Sutarjo,"Masalah sampah  tidak sesederhana apa yang kita bayangkan,kalau sampahnya sedikit memang sangat mudah.tapi kalau setiap hari sampah menumpuk,terus  di buang ke sungai.tentu tidak boleh di biarkan,bau busuk sampah sangat mengganggu,kurang nyaman, keindahan Desa Juga terganggu.makanya kami sangat mendukung sekali atas penciptaan pembakaran sampah tanpa polusi.

"kami selaku Kepala Pemerintah Desa melakukan pembinaan,agar apa yang telah diciptakan bisa bermanfaat untuk Desa Kongsi Jaya khususnya,dan lebih luas lagi bermanfaat untuk Kabupaten Indramayu.

penciptaan alat ini akan menunjang kebersihan,kalau saja setiap desa mempunyai alat pembakar sampah tanpa polusi.itu akan mengurangi kiriman sampah ke pembuangan sampah akhir (TPA) secara tidak langsung.

" kami dan warga Desa Kongsi jaya kecamatan Widasari ikut menjaga kebersihan kota kecil yang sedang berkembang kearah yang lebih baik lagi Indramayu Kotaku ".Ungkapnya
[ads-post]
Ditempat terpisah Tasma (44) warga desa Kongsi jaya di dampingi anaknya Rendi menceritakan awal pembikinan alat pembakar sampah tanpa polusi,"memang aku akui masih banyak penyempurnaan dan masih banyak kelemahannya, semua itu  tidak terlepas dari Bimbingan Kuwu Desa Kongsi jaya H Sutarjo.

"dengan kesabaran mau memperbaiki kekurangan,Aku sangat bersyukur sekali kemajuan Desa Kongsi Jaya sudah mulai terasa.pemberdayaan masyarakat juga mulai di optimalkan,seperti alat pembakar sampah tanpa Polusi,itu semua sentuhanya hingga terwujud jadi alat seperti ini."

Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan hidup Aep Surahman menyambut baik ide dan gagasan warga Desa Kongsi jaya,"membikin dan menciptakan alat pembakar sampah tanpa polusi dari launching awal memang masih ada kekurangan,tapi hal itu tidak menutup kami akan memberikan hal terbaik, biar alat ini sempurna." Jelasnya      ( Otong.S )

Indramayu-  Silang pendapat mewarnai ketiga Partai pengusung Bupati Indramayu Hj Anna Sophanah yang mengundurkan diri menjadi Bupati, Di karenakan Fokus untuk mengurusi keluarga dan Ibunya yang  sedang  sakit sakitan, Pengunduran ini sudah direspon Kemendagri dan Gubernur Ridwan Kamil.

Surat pengunduran Bupati diserahkan langsung oleh Gubernur terpilih di gedung sate beberapa waktu lalu,Akan tetapi persoalan mulai mengemuka  pasca pengunduran Bupati.

Siapa penggantinya yang layak menjadi Wakil Bupati untuk mendampingi Supendi, yang sekarang sudah menjadi Bupati Indramayu.Dari ketiga partai ini,diantaranya Partai Gerindra Partai PKS  dan Partai Demokrat akan membahas keterwakilan partai pengusung untuk menjadi  Wakil Bupati yang akan menggantikan H Supendi yang sekarang sudah menjadi Bupati Indramayu.Tentu masyarakat mempertanyakan hasil keputusan yang di suarakan untuk menduduki jabatan wakil Bupati.
[ads-post]
Seperti di katakan Ketua KPU Daerah Kabupaten Indramayu Ahmad Toni Fatoni S pd.I.,M.Pd.I,"Silahkan ketiga Partai pengusung Partai Gerindra,Partai Demokrat,Dan Partai PKS siapa yang bakal di usung menggantikan H Supendi,Yang sekarang sudah menjadi Bupati Indramayu.Tentu ketiga Partai itu bakal menelorkan nama untuk Menjadi Wakil Bupati.Sesuai aturan dan mekanisme ketiga Partai itu,Kami hanya bisa mendoakan agar berjalan baik dan kondusif.Tidak terjadi hal di luar nalar,Semuanya harus berfikir dewasa dengan tujuan membangun Indramayu ke arah lebih baik."Jelasnya

Hal senada juga diungkapkan  Ketua LSM Lembaga Investigasi Negara DPC Kab Indramayu Suparno,"Sebenarnya persolan mengusung calon yang akan dijadikan wakil Bupati sangat sederhana,Akan tetapi sebelum nama seseorang dimunculkan.Disinilah permainan Politik mewarnai,Maka terjadilah tarik ulur kepentingan.Tidak semudah apa yang kita bayangkan,Semuanya sama pengen dipilih dan memilih tapi kami yakin yang terbaik itu dipilih dan mau menjadikan Indramayu selangkah lebih maju."Ungkapnya

Sementara itu Tokoh Masyarakat Indramayu yang masih mendekam dibalik jeruji besi ,Rohadi saat ditemui dengan  lantang menyuarakan,"Kami orang pinggiran teraniaya tapi kami tidak akan rela kemajuan Indramayu tercabik cabik,Hanya  persoalan pemilihan wakil bupati proses menelorkan nama sudah menjadi bagian,Takarannya adalah sukses tanpa ekses.Yang penting jangan ada campur tangan pihak penguasa terdahulu,Apalagi terdengar santer ada permainan uang dalam proses pengusungan nama.

Lanjut Rohadi,"kalau itu benar terjadi sangat naif,Kemajuan Indramayu sekali lagi.kami sangat peduli kemajuan Indramayu,Biarpun kami rasakan pengap di dalam Lapas,Tapi pikiran dan hati kami tak pernah lepas dari kemajuan Indramayu.  Indeks Pembangunan Manusia dan Sumber Daya Manusia menjadi tolok ukur Kebangkitan Indramayu kedepan Pendidikan ,daya beli dan kesehatan ukurannya sudah tinggikah IPM kita."Katanya. 
( Otong.S )

INDRAMAYU- Berlangsungnya kegiatan Launching Kotak Literasi Warga Cerdas (KOLECER) dan Maca Dina Library (CANDIL) di Taman Sempur Kota Bogor hari ini, Sabtu(15/12) oleh Ridwan Kamil didukung penuh dan diberi apresiasi Plt Bupati Indramayu Bapak Supendi.

"Kegiatan ini sangat bagus tentunya harus kita dukung karena kegiatan ini sangat penting bagi Masyarakat Jawa Barat Khusus nya Indramayu maupun bagi Kabupaten / Kota lainnya se Jawa Barat," ungkap pria berbadan tegap ini

Bupati Supendi juga memaparkan, kegiatan ini juga bersinergis dengan Visi Indramayu Remaja dimana didalamnya ingin menjadikan Kabupaten Indramayu ini sebagai kota yang cerdas dan berwawasan.
[ads-post]
"KOLECER DAN CANDIL ini juga sinergis dengan visi Remaja dimana akan menguatkan dalam pencapaian wujudkan kota cerdas dan berwawasan, " ujarnya.

Indramayu- Peringatan Hari Aksara Internasional (HAI) tahun 2018 harus dijadikan sebagai momentum untuk memperkuat budaya literasi di tengah-tengah masyarakat untuk menggapai masa depan yang lebih baik.

Hal tersebut ditegaskan Wakil Bupati Indramayu H. Supendi ketika memberikan sambutan pada puncak peringata Hari Aksara Internasional (HAI) tahun 2018 tingkat Provinsi Jawa Barat yang berlangsung di Alun-Alun Indramayu, Rabu (05/12/2018).

Supendi menambahkan, pelaksanaan HAI yang dilakukan di Kabupaten Indramayu merupakan kesempatan emas bagi Indramayu untuk menyelesaikan permasalahan buta aksara yang masih ada di Kabupaten Indramayu. Pada akhirnya pemberantasan buta aksara ini akan meningkatkan budaya literasi ditengah masyarakat Indramayu.

“Ini momentum bagi kita untuk bersama-sama menyelesaikan masalah buta aksara yang masih ada di Kabupaten Indramayu,” tegas Supendi.

Sementara itu Direktur Pembinaan Pendidikan dan Kesetaraan Ditjen PAUD Dikmas pada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Abdul Kahar mengatakan, Kemendikbud terus berupaya dan berkomitmen dalam penuntasan penduduk buta aksara.
[ads-post]
Capaian tahun 2017 berdasarkan data yang dihimpun dari Badan Pusat Statistik (BPS) serta Pusat Data dan Statistik Pendidikan dan Kebudayaan Kemdikbud, penduduk Indonesia yang telah berhasil diberaksarakan mencapai 97,93 persen, atau tinggal sekitar 2,07 persen atau 3.387.035 jiwa (usia 15-59 tahun) yang belum melek aksara.

”Disini perlu peran Pemerintah, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk bersama-sama dalam penuntasan buta aksara, Jawa Barat termasuk di dalamnya Kabupaten Indramayu sangat bagus dalam penuntasan buta aksara,” pesannya.

Ketua Panitia HAI tingkat Provinsi Jawa Barat, H. Caridin mengatakan, rangkaian acara peringatan HAI ini dimulai dengan defile kontingan dari masing-masing kabupaten/kota di Jawa Barat, pameran pendidikan dan kebudayaan, workshop pendidikan kesetaraan, temu evaluasi program keaksaraan dan kesetaraan, serta unjuk kabisa dari kabupaten/kota di Jawa Barat. ( Redaksi)

Indramayu- Anggota DPRD I Propinsi Jawa Barat dari Fraksi PDI Perjuangan Daerah pemilihan 10.(dapil ) Cirebon kota,Cirebon,Dan Indramayu.H syamsul Bachri,SH MBA  kebanjiran Aspirasi dari masyarakat,Ketika menghelat reses ke III masa sidang tahun 2018,30 November - 11 Desember  di Aula Balai Desa Jatibarang,Kecamatan Jatibarang Indramayu.

Mengawali Aspirasi yang ditunjukkan kepada Ketua Komisi 5 DPRD provinsi Jawa Barat, Kuwu Desa Jatibarang Agus Darmawan berharap banyak akan ketersediaan sarana Prasarana kegiatan Pemuda," Desa Jatibarang Merupakan desa dengan Potensi kegiatan olahraganya menjadi Barometer bagi desa desa lain.Di samping itu juga desa Kami masih membutuhkan perbaikan saluran irigasi,Baik untuk pembuang air maupun irigasi pertanian,"katanya  yang di sambut riuh

Hal senada juga di sampaikan Asrofi ketua FOKORGAKI Jatibarang menyambut baik dan memberi Apresiasi,Reses Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat ketua Komisi 5 mau turun mendengar langsung dari masyarakat Jatibarang, "Kami bangga punya Anggota Dewan yang tidak hanya duduk di kursi empuk,Tapi mau turun mendengar langsung apa saja kepentingan yang harus dilakukan dalam masa persidangan ,"katanya
[ads-post]
Sementara itu H Syamsul Bachri memberikan jawaban langsung atas aspirasi masyarakat Desa Jatibarang," Tentu kita  harus Bangga Punya Kuwu seperti Agus Darmawan,Pemimpin  yang sudah mengenal betul dalam bidang Pemerintahan.Tinggal bagaimana pembangunan Desa Jatibarang,Apakah terpuruk atau pengen maju.Kalau pengen maju harus berjuang terus tanpa henti, Seperti sekarang usulan ketersediaan sarana prasarana olahraga yang di inginkan insya Allah akan segera terwujud.begitu pula dengan saluran irigasi baik gorong gorong maupun saluran pertanian semuanya sudah menjadi agendanya untuk di laksanakan pembangunanya,"Tegasnya
 (Otong.s )

Indramayu- Pemerintah Kabupaten Indramayu terus berkomitmen untuk melakukan revitalisasi keberadaan Posyandu menjadi  Pos Pelayanan Terpadu di tingkat level paling bawah untuk menekan kematian ibu dan bayi. Selain itu, Posyandu berperan menciptakan generasi unggul  dalam tumbuh-kembangnya anak-anak.

Hal tersebut ditegaskan Wakil Bupati Indramayu H. Supendi ketika memberikan sambutan pada pelaksanaan klarifikasi lapangan lomba Posyandu tingkat Provinsi Jawa Barat di Posyandu Mawar VII RT 03/01 Desa Bulak Kecamatan Jatibarang, Selasa (04/12/2018).

Supendi menambahkan, untuk menunjukkan komitmen itu, Pemkab Indramayu terus melakukan revitalisasi terhadap keberadaan Posyandu yang tersebar di berbagai desa dan kelurahan . Keberadaan Posyandu yang dahulu dipandang sebelah mata, kini eksistensinya sudah mulai dirasakan oleh masyarakat Indramayu.
[ads-post]
“Berbagai kebijakan dan kegiatan yang menyenangakan dilakukan di Posyandu di Kabupaten Indramayu, seperti yang terlihat di Posyandu Mawar ini keberadaan Posyandu digabung dengan TK/PAUD,” tegas Supendi.

Selain itu, melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), desa-desa di Kabupaten Indramayu diarahkan untuk bisa mengunakan dana desa dan alokasi dana desa untuk mengembangkan keberadaan Posyandu yang ada di desa.

Sementara itu Ketua Tim Penilai Posyandu, Rd. Eka Sukawati dari DPMD Provinsi Jawa Barat mengatakan, bagi kabupaten/kota yang meraih terbaik pada pelaksanaan lomba Posyandu ini akan mendapatkan Posyandu Award. Pihaknya melakukan cheking secara langsung  baik administrasi maupun kegiatan di lapangan.

“Kita checking secara langsung, Posyandu Indramayu cukup baik apalagi ini digabung dengan TK/PAUD sehingga bisa untuk menjadi bahan edukasi bagi anak-anak,” katanya.
(Redaksi)

Indramayu- Musyawarah Daerah II DPD FOKORGAKI yang berlasung di Aula Kopsuka Sindang Indramayu,Berlangsung alot dan penuh intrik.Di awali pembukaan oleh wakil Bupati Indramayu Supendi,Dalam kata Sambutannya secara singkat.Mengajak seluruh peserta sidang dan  pengurus DPD FOKORGAKI untuk melangkah maju.

 Sedang ketua Dewan penasehat, Juga mantan Bupati Indramayu Yance.Memberikan tekanan tentang tidurnya organisasi besar,Hanya bisa merana tanpa ada solusi untuk memajukan."Untuk itu kami berharap kemajuan DPD FOKORGAKI Indramayu jangan tertidur,Bangkit maju bersama.Sebab APBD II kita di Indramayu hampir Mencapai 4 Trilyunan.Untuk memajukan DPD FOKORGAKI cukup mudah, Sekali lagi jangan sampai tidur terlelap ayo maju."Tegasnya yang disambut tepuk tangan meriah oleh peserta sidang dan Pengurus DPD FOKORGAKI .

Suasana sidang sedikit memanas setelah peserta sidang memberikan dukungan kepada calon baru,Dari 31 kecamatan,Sedikitnya 27 kecamatan memilih dan memberikan dukungan kepada ketua baru H.Yudi Rustomo.Maka ketua sidang memutuskan H.Yudi Rustomo terpilih secara aklamasi.Di sambut dengan riuh oleh pendukung ketua baru.

Sementara ketua terpilih H Yudi Rustomo memberikan komentar kepada awak media seputar pemilihan Ketua DPD FOKORGAKI,"Ini adalah sebuah Proses pemilihan,Biarpun diwarnai teriakan dan yel yel  tapi suasana nyaman.Setelah proses pemilihan berjalan Kondusif,Pembenahan memang harus di lakukan.untuk pembentukan Formatur kami minta satu bulan sejak sekarang, Karena besarnya organisasi ini.Sebanyak kurang lebih 6000 RT/RW dibutuhkan Team work yang bersinergi,Langkah awal tentu kita harus punya data base.Terus pemberdayaan seluruh RT dan RW. kita berdayakan biar tumbuh kembang maju bersama dan menampung semua keluhan,Di carikan solusinya secepatnya.FOKORGAKI akan saya ajak lari kencang,Dan itu akan saya buktikan."Tegasnya
[ads-post]
Di sisi lain Purwanto Jatibarang  pengaman Sidang Pemilihan ketua  DPD FOKORGAKI," Saya merasa bangga atas terpilih ketua Baru,dengan suasana nyaman.Penuh rasa memiliki dan terjalin rasa kebersamaan. Biarpun suasana awal sidang sangat riuh,Tapi setelah ketua sidang menjatuhkan ketukan ketua terpilih H Yudi Rustomo.Peserta semuanya nampak menerima dengan ketua Baru."katanya   
(Otong.S)

Indramayu- Bertempat di Aula Bappeda kabupaten Indramayu berlangsung pertemuan antara masyarakat penyangga pinggiran hutan  yang tergabung didalam tim Advokasi 10 000 masyarakat paguyuban Dharma Ayu (PDA) dan Forum Komunikasi Masyarakat Indramayu Selatan (F Kamis),Atas permasalahan HGU No 2 a.n PT PG Rajawali II seluas kurang lebih 6.250 Ha  dengan jajaran direksi PT PG Rajawali.

Tampak hadir Wakil Bupati Indramayu Supendi,Ketua Bappeda Maman Kostaman,Irjen Pol Widiyanto dari ketua Saber Pungli Mabes Polri,Jajaran direksi BUMN  PG Rajawali,dan sejumlah pejabat lainya,suasana pertemuan mendadak memanas.Karena masyarakat sudah semakin tak sabar menunggu jawaban dari pejabat terkait.

Dalam penyampaian dan usulan dari perwakilan F Kamis,masyarakat penyangga hutan,Dan mantan Kuwu Desa Amis Kecamatan Cikedung Taryadi,dengan lantang menyuarakan bahwa masyarakat penyangga kawasan hutan tidak mau disebut penyerobot lahan kawasan hutan.

Taryadi selaku pendiri F-KAMIS Pada saat mendapatkan kesempatan untuk menyampaikan aspirasinya di aula Bappeda,"sebab sejak jaman kakek buyut saya,sudah ratusan tahun ikut menjaga  kawasan hutan.dan menjaga kelestarian kawasan hutan  itu bukan hanya omong saja,bisa dibuktikan dengan data serta Bukti.jadi kalau masyarakat pinggiran kawasan hutan,jelas kami ulangi.tidak mau tak terima dikatakan penyerobot lahan kawasan hutan."ucapnya di sambut gemuruh tepuk tangan dari masyarakat.
[ads-post]
Masih pada tempat yang sama Taryadi melanjutkan,"kami tidak akan pernah cape untuk memperjuangkan lahan seluas kurang lebih 6,250 Ha ditanami pohon tebu,kalau pemerintah mau mengembalikan. membikin kawasan hutan,dengan senang hati  masyarakat penyangga hutan akan dengan sadar turut membantu menjaga kawasan hutan dan melindungi ekosistem di dalamnya."

Sementara itu Coki TN.Sinambela ,SH MM dan H.Y.Husen Ibrahim, SH Advokat dan Kuasa  hukum Paguyuban Dharma Ayu dan F Kamis menguraikan Kronologis singkat tentang perseteruan antara PG Rajawali dengan masyarakat penyangga,"Perlu di garis bawahi PG Rajawali telah ingkar janji,wanprestasi atas perjanjian yang telah di buat untuk merealisasikan tanah pengganti.Sesuai waktu yang telah ditentukan,Yaitu terakhir pada tanggal 30 Desember 2014.dengan ingkar janji tentu hal ini memicu kemarahan masyarakat penyangga kawasan hutan, kami sebagai pengacara tentu meminta perlindungan hukum dan keadilan.untuk dapat memberikan perlindungan hukum terhadap masyarakat Indramayu yang tinggal di desa desa sekitar perkebunan tebu.untuk dapat bertani dan berkebun seperti semula sebagai masyarakat penyangga perkebunan."Terangnya

Di sisi lain Irjen Pol  Widiyanto Tim saber Pungli dari Mabes POLRI setelah mendengarkan keluhan masyarakat dan jawaban pejabat menguraikan permasalahan,semua yang bermasalah dituntut kesabaran untuk mencari solusinya.agar semua permasalahan bisa di atasi sebaik mungkin,dari respon kedua belah pihak.dari PG Rajawali tidak tinggal diam mencari lahan pengganti,sedang masyarakat penyangga hutan juga mendesak penjelasan kawasan hutan.
(Otong.S)

Indramayu-Rabu(07/11/2018) hari bersejarah Kabupaten Indramayu,Pada  hari ini para awak media dan masyarakat menunggu  hasil rapat paripurna perihal surat penguduran diri Hj.Anna Shopana Bupati Indramayu yang mengajukan surat pengunduran diri.

Suasandi gedung Dewan tidak seperti biasanya,lahan parkirpun penuh sesak kendaraan tamu undangan dan awak media yang antusias untuk mengetahui hasil keputusan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah(DPRD)Kabupaten Indramayu.

Saat ini di gedung DPRD Kabupaten Indramayu,Sedang berjalan rapat paripurna DPRD Kabupaten Indramayu dalam rangka,"Penyampaian Pengumuman Pengunduran Diri Bupati Indramayu Masa Jabatan Tahun 2016-2021,Dan Persetujuan DPRD Kabupaten Indtamayu."
(Redaksi)

FENOMENA Hari Tanpa Bayangan telah terjadi di wilayah Indramayu, Jawa Barat. Peristiwa langka Hari Tanpa Bayangan  itu terjadi hari ini, Kamis, 11 Oktober 2018 sekitar pukul 11:40 WIB.
Kulminasi, Ilustrasi

Forecaster Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Jatiwangi Majalengka Ahmad Faa Izyn menuturkan, puncak titik kulminasi terjadi pada pukul 11.30. Dia menambahkan, titik kulminasi adalah titik di mana posisi matahari tepat berada di posisi langit paling tinggi. "Posisi pergerakan matahari saat ini berada tepat di atas (pulau) Jawa," kata Ahmad,  dikutip dari laman Pikiran Rakyat.Kamis 11 Oktober 2018.

Secara umum, kulminasi utama di Indonesia terjadi antara 22 Februari di Kupang hingga 8 April di Banda Aceh dan 10 September di Banda Aceh sampai 20 Oktober di Kupang.

Hari Tanpa Bayangan disebut juga sebagai kulminasi utama.
Kulminasi atau transit atau istiwa adalah fenomena ketika Matahari tepat berada di posisi paling tinggi di langit.

Saat deklinasi Matahari sama dengan lintang pengamat, fenomenanya disebut sebagai kulminasi utama.


Pada peristiwa ini, posisi Matahari dari Bumi akan terlihat terus berubah sepanjang tahun antara 23,5 derajat Lintang Utara sampai 23,5 derajat Lintang Selatan.

Hal ini disebut sebagai gerak semu harian Matahari.
Pada tahun ini, Matahari tepat berada di khatulistiwa pada 20 Maret 2018 pukul 23:15 WIB dan 23 September 2018 pukul 08:54 WIB.
[ads-post]
Adapun pada 21 Juni 2018 pukul 17:07 WIB, Matahari berada di titik balik utara dan pada 22 Desember 2018 pukul 05:23 WIB Matahari berada di titik balik selatan.

Menurut informasi BMKG, mengingat posisi Indonesia yang berada di sekitar ekuator, Hari Tanpa Bayangan atau kulminasi di wilayah Indonesia akan terjadi dua kali dalam setahun.
Waktu terjadinya kulminasi tidak jauh dari saat Matahari berada di khawatulistiwa.
Khusus untuk kota Pontianak, Kalimantan Barat, yang terletak di khatulistiwa, fenomena ini terjadi bersamaan dengan saat Matahari tepat di khatulistiwa.
Berdasrakan informasi BMGK, peristiwa di Pontianak itu terjadi pada 20 Maret 2018, yang kulminasi utamanya terjadi pada pukul 11:50 WIB dan pada 23 September 2018 yang kulminasi utama pukul 11:35 WIB.

Di kota-kota lain di Indonesia, Hari Tanpa Bayangan atau kulminasi utama terjadi pada saat deklinasi Matahari sama dengan lintang kota tersebut.

Kebakaran hebat melanda Desa Pilangsari Blok Como  Samping pabrik es kebakaran ini di sebabkan kelalaian pemilik warung meninggalkan saat masak sedangkan api masih menyala maka terjadilah ledakan dahsyat dari tabung Gas Elpiji kompor gas api liar menjilat benda benda yang mudah terbakar semakin besar melahap warung sebelahnya serta membakar seluruh isi Warung. Korban jiwa nihil ,kerugian sepeda motor ,Lemari Es, dan seisi warung ludes terbakar kejadian kebakaran ini  sekitar jam 05 Pagi .
Kebakaran Hebat Di Blok Como Desa Pilangsari Kecamatan Jatibarang

Menurut saksi mata sebelum api menjalar ada sebuah ledakan dahsyat kemungkinan berasal dari Tabung gas elpiji 3Kg kami dan pekerja pabrik es memadamkan api dengan menyedot air penampung untuk pembuatan es suasana mencekam saat angin besar meniup kobaran  api  yang saya takutkan pabrik es turut terbakar .
[ads-post]
Senada juga disampaikan oleh Warso yg ikut membantu menarik pipa penyedot air untukmemadamkan api jangan sampai menjalar suasananya memang sangat mencekam ."masih pagi belum banyak orang beraktivtas ditambah lagi jalur Lalu Lintas macet total karena lokasi kebakaran dekat dengan jalan Raya.begitu pemadam Kebakaran datang sekitar jam 6 pagi  saya merasa lega dan Api bisa  dikuasai .Kami bersama Purwanto POlDES Jatibarang mengatur arus lalu lintas berjalan kembali".katanya
Kebakaran Hebat Di Blok Como Desa Pilangsari Kecamatan Jatibarang

Sementara itu pemilik warung masih belum bisa di mintai keterangan dengan kejadian tersebut ,terlihat lusuh,mukanya pucat dan trauma mendalam.
(Otong.S)

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget