Articles by "Info Mudik"

Warga menunggu pengendara yang lewat memberi sedekah dengan melempar uang di Jembatan Sewo, Jalur Pantura Sukra Indramayu, Jawa Barat, Sabtu (9/6/2018).
Jalur pantai utara di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, pada Senin, terpantau ramai lancar, dengan kendaraan yang melintas didominasi motor dan mobil pribadi.

"Arus kendaraan di pantura cukup ramai dan didominasi roda dua serta kendaraan pribadi," kata Kapolres Indramayu AKBP Arif Fajarudin di Indramayu.

Arif mengatakan bahwa kecepatan kendaraan yang melaju di jalur pantura mencapai 60 hingga 80 kilometer per jam, yang artinya lalu lintas masih lancar meski ada peningkatan jumlah kendaraan yang melintas terutama arah Cirebon.

"Arah sebaliknya, dari Cirebon, malah terlihat sepi dan kecepatan juga bisa maksimal," tuturnya.

Di tempat terpisah, Kasatlantas Polres Indramayu AKP Asep Nugraha SH mengatakan bahwa di Tol Cipali, tepatnya di KM 123 - KM 142 arah Jakarta menuju Cirebon situasi arus lalu lintas lancar.
[ads-post]
"Kecepatan juga bisa maksimal, 80 sampai dengan 100 kilometer/jam," kata Asep.

Hari ini, sekitar pukul 04.00, katanya lagi, situasi arus di rest area KM 130 A Tol Cipali, terjadi perlambatan dikarenakan banyak pengguna jalan yang beristirahat dan melaksanakan salat subuh.

"Sempat melambat tadi pas mau subuh. Akan tetapi, pada saat ini rest area sudah lancar kembali," ujarnya.

Terkait dengan kejadian menonjol, Asep mengatakan bahwa sampai saat ini di wilayah hukum Polres Indramayu tidak ditemukan.


Editor: 471

Karyo, Warga Indramayu yang menjadi korban pembegalan
BEKASI - Nasib malang menimpa seorang pemudik asal Indramayu bernama Karyo (42), yang baru saja kehilangan sepeda motornya di Jalur Pantura Jalan Raya Imam Bonjol, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin 18 Juni 2018, malam.
Sepeda motor korban dirampas oleh lima orang pelaku begal yang mengaku sebagai debt colector dan berdalih korban memiliki tunggakan cicilan sepeda motor.

Menurut pengakuan korban, ia baru kembali dari mudik di kampung halamannya menggunakan sepeda motor. Karena merasa kelelahan telah menempuh perjalanan jauh, korban lantas memutuskan beristirahat sejenak di bahu jalan.

Saat sedang beristirahat, tiba-tiba korban didatangi lima orang tak dikenal yang mengaku sebagai debt collector. Pelaku lalu menanyakan surat-surat kendaraan sepeda motor dan menuding korban memiliki tunggakan cicilan.

"Pertama yang samperin saya dua orang, terus datang satu orang lagi. Pelaku ngakunya debt colector, terus minta STNK, sambil bilang kalau saya punya tunggakan. Memang saya punya tunggakan tapi cuma 1 bulan," kata korban.

Karena mulai curiga dengan pelaku, korban pun meminta untuk berbicara di lokasi yang lebih terang dan ramai, namun tidak digubris pelaku. Malahan salah satu pelaku membawa kabur sepeda motor korban, berikut dengan STNK.
[ads-post]
"Iya saya ajak pindah ke tempat yang lebih terang, malah motor saya dibawa kabur sama salah satu pelaku," ujarnya.

Atas kejadian yang menimpanya itu, korban pun melapor ke pos mudik terdekat yang dijaga oleh pihak kepolisian.

Terpisah, Kapolsek Cikarang Barat, Kompol Hendrik, mengaku belum ada laporan terkait perampasan kendaraan sepeda motor korban yang dilakukan lima pelaku. "Sudah saya cek, belum ada yang laporan yang masuk ke Polsek," singkatnya , Selasa (19/6/2018).

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget