Lensa Today - Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Indramayu mulai memanaskan mesin politik menghadapi Pemilu 2029. Melalui Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang dirangkaikan dengan pelantikan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PAN se-Kabupaten Indramayu, partai berlambang matahari tersebut menargetkan mampu meraih enam kursi di DPRD Kabupaten Indramayu.
Kegiatan yang berlangsung di Hotel Trisula, Indramayu, Minggu (6/9/2026), menjadi momentum konsolidasi bagi jajaran pengurus dan kader PAN untuk menyatukan langkah serta menyusun berbagai agenda strategis menuju Pemilu 2029.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Jawa Barat, Ahmad Najib Qodratullah, yang memberikan arahan sekaligus motivasi kepada seluruh jajaran PAN Indramayu.
Dalam arahannya, Ahmad Najib menegaskan, target enam kursi DPRD Kabupaten Indramayu bukan sekadar angka atau ambisi politik. Target tersebut harus diwujudkan melalui kerja organisasi yang solid, penguatan kaderisasi, serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
“Bukan sekadar target angka. Ini adalah komitmen untuk membangun mesin organisasi yang solid, memperkuat kaderisasi, memperluas pelayanan kepada masyarakat, dan menghadirkan PAN yang semakin dekat dengan rakyat,” ungkapnya.
Ia juga menekankan pentingnya kekompakan seluruh struktur partai hingga tingkat kecamatan. Dengan kepengurusan yang mencakup 31 kecamatan, seluruh DPC diharapkan mampu menjadi ujung tombak dalam membangun komunikasi sekaligus kepercayaan masyarakat.
“Dari 31 kecamatan, kita satukan gerakan. Dari kader, kita bangun kekuatan. Dari kerja nyata, kita raih kepercayaan. Tiga puluh satu DPC, satu komitmen, satu gerakan, enam kursi DPRD,” tegas Ahmad Najib.
Sementara itu, usai mengikuti Rakerda, Ketua Majelis Pertimbangan Partai (MPP) DPD PAN Kabupaten Indramayu, Drs. H. Supendi, M.Si., mengatakan pelantikan DPC di 31 kecamatan merupakan bagian penting dalam memperkuat struktur dan konsolidasi partai.
Mantan Bupati Indramayu menyebut para pengurus DPC yang dilantik merupakan orang-orang pilihan yang diharapkan mampu menjalankan tugas politik sekaligus memperjuangkan kepentingan masyarakat melalui PAN.
“DPC PAN mencakup 31 kecamatan dan mereka ini orang-orang pilihan yang saya anggap mampu berbuat demi kepentingan masyarakat Indramayu melalui perjuangan Partai PAN,” ujar Supendi.
Menurutnya, Rakerda juga menjadi forum untuk menyusun agenda dan program kerja partai dalam menghadapi tahapan politik hingga Pemilu 2029. Karena itu, seluruh kader diminta mulai mempersiapkan diri serta memperkuat konsolidasi dari tingkat kabupaten hingga kecamatan.
“Rapat kerja ini kita mengagendakan kegiatan-kegiatan dalam kurun waktu dari sekarang sampai dengan 2029,” katanya.
Supendi menambahkan, kekuatan PAN tidak hanya ditentukan oleh struktur organisasi, tetapi juga oleh kesiapan kader dalam turun dan bekerja di tengah masyarakat. Ia berharap setiap kader mampu memahami kebutuhan masyarakat serta menghadirkan program yang benar-benar memberikan manfaat.
“Kita lihat dari pertemuan-pertemuan yang ada, respons kader, kesiapan kader, dan juga program-program yang kita laksanakan. Program-program itu harus betul-betul bisa membantu masyarakat,” tuturnya.
Ia menilai, kader dan pengurus PAN yang berada di daerah memiliki keunggulan karena berinteraksi langsung dengan masyarakat. Dengan demikian, mereka diharapkan mampu memahami persoalan dan kebutuhan warga Indramayu secara lebih konkret.
“Kita harus memahami apa yang diperlukan masyarakat Indramayu. Saya kira orang Indramayu lebih paham tentang apa yang diinginkan masyarakat Indramayu,” ungkap Supendi.
Ketika disinggung mengenai arah politiknya ke depan, termasuk peluang kembali maju dalam kontestasi Pemilihan Bupati Indramayu, Supendi memilih tidak memberikan jawaban secara gamblang.
Mantan Bupati Indramayu Supendi hanya mengatakan bahwa dinamika politik masih sangat panjang dan berbagai kemungkinan masih dapat terjadi. Karena itu, menurutnya, persoalan mengenai siapa yang akan maju dalam kontestasi Pilkada mendatang belum perlu dipastikan saat ini.
“Ke depan seperti apa, itu nanti,” ujar Supendi singkat.
Meski belum memberikan kepastian mengenai langkah politik pribadinya, Supendi justru menekankan pentingnya kesiapan dan soliditas internal PAN Indramayu. Menurutnya, kekuatan partai dalam menghadapi agenda politik mendatang harus dibangun terlebih dahulu melalui konsolidasi seluruh jajaran dan kader.
Bagi Supendi, kekompakan menjadi modal penting bagi PAN untuk menjalankan program sekaligus menghadapi berbagai tantangan politik hingga Pemilu 2029.
“Kami berharap seluruh kader tidak terjebak pada kepentingan politik sesaat, melainkan tetap menjaga soliditas, kebersamaan dan bergerak dalam satu arah untuk memperkuat partai.” tegas Supendi.
Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa Supendi masih membuka ruang terhadap dinamika politik ke depan. Namun, untuk saat ini, ia memilih mengedepankan konsolidasi internal dan memperkuat soliditas PAN Indramayu sebelum menentukan langkah politik lebih lanjut.
Sikap tersebut juga menempatkan PAN Indramayu pada fase konsolidasi, dengan fokus membangun kekuatan organisasi di 31 kecamatan sebagai modal menghadapi Pemilu 2029 sekaligus membaca perkembangan politik menuju kontestasi kepala daerah berikutnya.
Melalui Rakerda dan pelantikan DPC, PAN Indramayu kini mulai menyusun langkah jangka panjang menuju Pemilu 2029. Dengan mengusung semangat “PAN Indramayu Naik Kelas, Menang Bersama Rakyat”, seluruh kader didorong bergerak dalam satu barisan untuk memperkuat basis dukungan dan memperjuangkan aspirasi masyarakat.
Target enam kursi DPRD Kabupaten Indramayu pun menjadi tantangan sekaligus ukuran bagi PAN dalam membuktikan efektivitas konsolidasi, kaderisasi, dan kerja nyata partai selama beberapa tahun ke depan.
Pena | By. | Tedy |
Editor | By. | Tedy |
Foto / Video | By. | Redaksi |
