Lensa Today - Kejuaraan Pencak Silat dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Kabupaten (POPKAB) Kabupaten Indramayu tahun 2026 berlangsung sukses, aman, dan tertib. Kegiatan yang digelar selama tiga hari ini menjadi momentum penting dalam menjaring sekaligus memetakan potensi atlet muda pencak silat di daerah.
Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Indramayu, H. Fajar Ismadi, menyampaikan bahwa kelancaran pelaksanaan kejuaraan tidak lepas dari sinergi seluruh pihak, mulai dari ketua perguruan, pengurus IPSI, panitia pelaksana, hingga dukungan dari jajaran pemerintah daerah.
“Saya selaku Ketua IPSI Kabupaten Indramayu menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kejuaraan ini. Output dari kegiatan ini akan menjadi bahan inventarisasi atlet untuk menghadapi event-event ke depan,” ujarnya.
Ia menegaskan, dalam waktu dekat IPSI Indramayu akan menghadapi sejumlah agenda penting, di antaranya Pekan Olahraga Pelajar Wilayah Daerah (POPWILDA) Jawa Barat 2026 yang diperuntukkan bagi atlet usia remaja dan pra-remaja, serta Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Jawa Barat 2026.
“Mohon doa dan dukungan dari seluruh pihak agar pencak silat Kabupaten Indramayu terus berkembang dan mampu berprestasi di tingkat yang lebih tinggi,” tambahnya.
Kejuaraan ini diikuti oleh berbagai kategori usia, mulai dari Usia Dini 2, Usia Dini 1, Pra-Remaja, hingga Remaja, yang melibatkan peserta dari tingkat sekolah dasar kelas 3 hingga sekolah menengah pertama. Dari hasil evaluasi selama pertandingan, terlihat banyak bibit atlet potensial yang menunjukkan perkembangan signifikan.
“Kita melihat perkembangan pencak silat di Kabupaten Indramayu sangat baik. Banyak atlet muda yang memiliki potensi besar untuk dibina lebih lanjut,” ungkap Fajar.
Sejumlah perguruan berhasil meraih prestasi membanggakan dalam kejuaraan ini, di antaranya Bhirawa Anoraga, Gagak Muara, PSHT, Merpati Putih, dan Tapak Suci yang sukses membawa pulang berbagai gelar juara.
Adapun peraih pesilat terbaik di masing-masing kategori yakni:
Kategori Remaja: Ranu Adi Laga (Bhirawa Anoraga) dan Syafa Alika Fisilmi (Gagak Muara)
Kategori Pra Remaja: Damar Sahrul Ramadhan (PSHT 1922 Indonesia) dan Arynza Prava Setyadi (PSHT Indramayu)
Kategori Usia Dini: Kelvin Dwi Adinata (Bhirawa Anoraga) dan Nazihah Afifah (Tapak Suci Indramayu)
Untuk kategori juara umum:
Usia Dini:
Juara 1 Bhirawa Anoraga (10 emas, 5 perak, 3 perunggu)
Juara 2 Gagak Muara (9 emas, 12 perak, 3 perunggu)
Juara 3 PSHT 1922 Indonesia (8 emas, 3 perak, 2 perunggu)
Pra Remaja:
Juara 1 PSHT Indramayu (11 emas, 14 perak, 13 perunggu)
Juara 2 Tapak Suci Indramayu (4 emas, 1 perak)
Juara 3 Gagak Muara (3 emas, 2 perak)
Remaja:
Juara 1 PSHT Indramayu (6 emas, 6 perak, 7 perunggu)
Juara 2 Merpati Putih (5 emas, 2 perak, 5 perunggu)
Juara 3 Gagak Muara (2 emas, 4 perak, 4 perunggu)
Sementara itu, untuk kategori juara umum favorit diraih oleh PSHT Indramayu dengan total 21 medali emas, disusul Bhirawa Anoraga dengan 15 emas, dan Gagak Muara dengan 14 emas.
Sebagai langkah lanjutan, IPSI Indramayu akan melakukan pembinaan intensif melalui program pemusatan latihan (training center) bagi atlet-atlet terpilih pada akhir Juni hingga awal Juli mendatang, sebagai persiapan menghadapi POPWILDA dan PORPROV 2026.
“Untuk PORPROV target kita adalah meraih medali emas dan perak. Sedangkan untuk POPWILDA, kami optimistis bisa memberikan hasil terbaik,” pungkas Fajar.
Pena | By. | Tedy |
Editor | By. | Tedy |
Foto / Video | By. | Redaksi |
