Articles by "Lelea"

Juli 09, 2022 , , ,

Indramayu
 Today  - Hama tikus yang mengganggu produktivitas tanaman padi sangat meresahkan para petani Blok Bugel, Desa Tamansari, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu, Jum’at (8/7/2022).

Camat Lelea Tanti Widyasari sangat tanggap mendengar kelurahan para petani di Blok Bugel Desa Tamansari tersebut dengan diberikannya bantuan alat kompor atau emposan tikus.

Penyerahan emposan tikus oleh Camat Tanti Widyasari ikut mendampingi Kepala UPTD Pertanian Kecamatan Lelea dan Pj. Kepala Desa Tamansari bersama jajaran.

Dikatakan Camat Lelea Tanti Widyasari, pembagian alat empos tikus ini dibagikan kepada 10 kelompok tani yang ada di Desa Tamansari Kecamatan Lelea Kabupaten Indramayu melalui Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes).

“Kami menyerahkan bantuan Bupati Indramayu melalui APBDes Desa Tamansari berupa emposan tikus bagi 10 kelompok tani Blok Bugel Desa Tamansari,” katanya kepada wartawan, Jum’at (8/7/2022).

Ditambahkan Tanti, bantuan emposan tikus ini dimaksudkan untuk membantu petani dalam mengendalikan hama tikus di sawah, dalam rangka menjaga produktivitas tanaman padi, sehingga diharapkan hasil panen dapat diperoleh maksimal.

“Semoga dengan bantuan emposan tikus ini bisa manfaat dan bisa mengendalikan hama tikus. Hal ini tentu supaya sawah petani terhindar dari hama tikus dan capaian produktivitas petani pada masa panen musim gadu nanti bisa maksimalkan,” harapannya.

Pena
By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto / Video
By.


Indramayu Today  - Ribuan orang petani tebu dari desa penyangga Pabrik Gula Jatitujuh berunjukrasa ke pendopo Kabupaten Indramayu. Mereka meminta Pemerintah untuk meningkatkan program kemitraan yang sudah berjalan.

Dalam aksinya di pendopo kabupaten Indramayu, para petani meminta adanya kenyamanan dalam bertani tebu. Karena selama ini, selalu mendapat intervensi dari orang orang yang tidak jelas mengatasnamakan LSM maupun kelompok tani tebu lainnya.

Meski diwarnai gerimis, bupati Indramayu Hj Nina Agustina langsung menemui ribuan petani tebu yang sejak pagi turut melakukan aksinya untuk memperjuangkan kondisi dan nasib petani tebu.

Koordinator Umum Petani Tebu Daerah Penyangga PG Jatitujuh, Hales mengatakan  program kemitraan petani tebu darah penyangga dengan PG Jatitujuh ini sangat berdampak untuk perekonomian masyarakat.

"Program kemitraan ini agar terus ditingkatkan lagi..mohon dukungan dari Pemkab Indramayu agar kesejahteraan petani tebu di Indramayu dapat meningkat," pinta Kordum Petani tebu desa Penyangga PG Jatitujuh, Hales.

 Hales-pun sangat menyayangkan terkait adanya sejumlah oknum dan gerombolan yang melakukan aktivitas melawan hukum seperti merusak tanaman tebu yang sudah ditanam. 

"Kondisi tidak kondusif ini akan berdampak bagi kredit yang para petani tebu ambil," tegasnya

Sementara, Kuwu desa Amis, Agus Nur Ahmad meminta Pemkab Indramayu agar dapat menfasilitasi program kemitraan tebu bagi petani. 

Diwilayah Desa Amis sekitar 340 hektar sudah tertanam dengan baik. Namun, kata Kuwu Amis, petani tebu sering didatangi oleh sekelompok orang yang mengatasnamakan LSM. 

"Terkait hal ini Petani minta penjelasan terkait legalitas lahan yang digarap oleh petani," jelas Agus Nur Ahmad.

Petani juga, kata Agus, meminta adanya ketegasan dari pihak Polres Indramayu untuk penegakan hukum terkait ada pihak pihak yang mengintimidasi petani dan merusak tanaman tebu.

"Menghadapi masa bajak kedua kami butuh pengawalan," pinta Kuwu Amis.

Di wilayah Amis 1200 hektar yang tertanam 340 hektar.  Sekitar ada 70 persen lahan yang garing atau kosong. Mohon pengamanan untuk menjaga kondusifitas.

Usai ditemui bupati Indramayu, Aksi petani tebu di alun alun kabupaten Indramayu ini langsung bubar dan kembali ke lahan mereka masing masing.

Pena
By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto / Video
By.
Internet

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget