Articles by "Lapas"

Juli 10, 2022 ,

Indramayu
 Today  Ratusan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Indramayu, melaksanakan Shalat Idul Adha, Minggu (10/07/2022).

Shalat Idul Adha yang diimami oleh Zainal Mahmud dari Kementerian Agama Kabupaten Indramayu ini berlangsung penuh khidmat.

Selain WBP, Kepala Lapas Indramayu Beni Hidayat beserta seluruh Pejabat Struktural juga turut mengikuti Shalat Idul Adha yang dilaksanakan di Lapangan Olahraga setempat.

Pada kesempatan itu, Beni menyampaikan bahwa Idul Adha kali ini, Lapas Indramayu berqurban sebanyak 11 ekor kambing yang nantinya dibagikan kepada seluruh WBP.

"Pada pelaksanaan qurban kali ini, Lapas Indramayu menyembelih 11 ekor kambing. Daging hewan kurban tersebut kami olah menjadi makanan siap saji kemudian kami distribusikan kepada warga binaan," katanya.

Beni juga mengucapkan rasa syukurnya karena perayaan Idul Adha 1443 H ini dapat berjalan dengan lancar dan penuh khidmat.

Pena
By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto / Video
By.
Internet

Juli 09, 2022 ,

Indramayu
 Today  Sedih dan haru menyelimuti perasaan Mastari, saat menjadi salah satu narapidana yang mendapat program perpanjangan asimilasi di Lapas Kelas II B Indramayu, Jumat (8/7/2022).

Perasaan Narapidana kasus kecelakaan lalu lintas (laka lantas) tersebut  bercampur aduk, terutama saat menyaksikan narapidana lainnya yang saat keluar langsung disambut anggota keluarganya masing-masing.

Pada momen tersebut, tidak ada satu pun anggota keluarga yang menjemputnya di depan Lapas Kelas II B Indramayu, kondisinya berbeda dengan 29 narapidana lain yang hari ini juga dirumahkan.

Setelah keluar dari gerbang utama Lapas Kelas II B Indramayu, yang dilakukan Mastari justru bersujud syukur di tengah pemandangan narapidana lain yang berpelukan dengan anggota keluarganya.

Selama beberapa menit ia melakukan sujud syukur tersebut sembari terisak tangis seorang diri. Bahkan, disaat narapidana lain sudah meninggalkan lapas, Mastari masih dalam posisi sujud syukur.

Saat itu, Kepala Lapas Kelas II B Indramayu, Beni Hidayat tampak menghampiri Mastari. Ia juga menanyakan perihal apakah ada keluarga yang datang menjemput.

Mastari pun menjawab tidak ada dan mengaku akan pulang sendirian ke rumah dengan menaiki mobil angkutan umum.

Mendengar hal itu, Kepala Lapas Kelas II B Indramayu, Beni Hidayat memotivasi Mastari. Ia juga membekali Mastari ongkos untuk pulang.

"Mastari ini narapidana kasus laka lantas, sebelumnya ia dipidana penjara 2 tahun 6 bulan," ujar Beni Hidayat.

Dalam program perpanjangan asimilasi ini, Mastari beserta 29 narapidana lainnya yang dirumahkan hari ini sudah memenuhi persyaratan.

"Jadi syaratnya mereka itu bukan residivis atau baru pertama kali masuk penjara, kemudian sudah menjalani setengah dan 2/3 masa pidananya itu tidak melebihi 30 Desember 2022," ujar dia.

Pena
By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto / Video
By.
Internet

Juli 04, 2022 ,

Indramayu
 Today  -  Setelah sekian lama kunjungan tatap muka ditiadakan karena pandemi covid-19, pada hari ini Senin 04/06/2022 Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Indramayu kembali membuka layanan kunjungan tatap muka. 

Kepala Lapas Indramayu, Beni Hidayat menerangkan bahwa hal ini berdasarkan Surat Edaran Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor : PAS-12.HH.01.02 TAHUN 2022 tanggal 30 Juni 2022 tentang Penyesuaian Mekanisme Terhadap Layanan Kunjungan Secara Tatap Muka dan Pembinaan Yang Melibatkan Pihak Luar.

Dikatakan Beni, kebijakan pengaturan layanan di berikan sepenuhnya kepada Kepala UPT dan menyesuaikan dengan keadaan level PPKM di daerah / Kabupaten UPT berada. 

Dengan penuh kehati-hatian serta menerapkan protokol kesehatan yang ketat Kepala Lapas Indramayu Beni Hidayat mempercepat pembukaan kunjungan tatap muka ini.

"Mengingat sudah lama para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan Keluarga ingin bertemu secara langsung, akhirnya kita dapat membuka kembali setelah adanya surat Edaran dari Dirjen PAS," ucap Beni.

Ia juga menjelaskan, beberapa syarat untuk melakukan kunjungan tatap muka antara lain merupakan keluarga inti, penasihat/kuasa hukum, dan perwakilan kedutaan besar/konsulen untuk warga binaan WNA; telah menerima vaksin ketiga; bagi yang belum mendapatkan vaksin ketiga, wajib menunjukan hasil swab/rapid test dengan hasil negatif; setiap narapidana/tahanan/anak hanya mendapat kesempatan 1 kali kunjungan dalam 1 minggu pada jam kerja; kunjungan bagi tahanan dewasa/anak, diberikan setelah mendapatkan izin dari pihak penahan dan wajib memenuhi syarat vaksin ketiga atau dengan menunjukan hasil negatif swab/rapid test.

"Pada kunjungan hari pertama di buka, jumlah pengunjung secara tatap muka sebanyak 8 orang, secara online (virtual) sebanyak 6 orang karena tidak memenuhi syarat, kemudian pengguna layanan penitipan barang atau makanan sebanyak 20 orang dan terakhir warga binaan yang dikunjungi sebanyak 5 orang," terangnya.

Bagi pengunjung yang tidak bisa melakukan kunjungan tatap muka langsung dikarenakan tidak terpenuhi persyaratan, maka akan di arahkan untuk melakukan kunjungan online.

Pena
By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto / Video
By.
Internet

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget