Articles by "Gaya Hidup"


Indramayu
 Today  - Malam puncak Grand Final Pasanggiri Nok Nang Dermayu Tahun 2022 begitu meriah. Kegiatan dilangsungkan di Gedung Kesenian Mama Soegra Jl. Veteran No.3 Kelurahan Lemahabang, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, Kamis malam (7/7/2022).

Kehadiran Bupati Indramayu Nina Agustina Da’i Bachtiar didampingi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Dispara) Kabupaten Indramayu Tri Nani R menjadi keistimewaan tersendiri bagi para finalis yang unjuk gigi pada malam puncak Grand Final Pasanggiri Nok Nang Dermayu Tahun 2022.

Dewan juri finalis Grand Final Pasanggiri Nok Nang Dermayu Tahun 2022 dengan penuh pertimbangan dalam menilai sejumlah finalis yang menunjukan kemampuan dan pengetahuannya untuk menjadikan diri sebagai duta putra dan putri Kota Mangga terbaik dalam mengembangkan potensi Kabupaten Indramayu, khususnya sektor budaya dan pariwisata.

Dengan berbagai sisi penilaian dan fase penyisihan yang dilakukan, dewan juri telah menetapkan Putri Nurmala Mahadewi sebagai Nok Dermayu Tahun 2022 dan Adian Faza Hidayat Nang Dermayu Tahun 2022.

Adapun Wakil 1 Nok Nang Dermayu Tahun 202 disematkan kepada Fikri Nurfauzi dan Orlanda Mutiara. Sementara Wakil 2 Nok dan Nang Dermayu Tahun 2022 disandang Reyhan Virgianasyir dan Khofifah Eka S.

Para pemenang itu telah melewati serangkaian prosesi penilaian dan penjurian dari berbagai aspek, mulai dari kebudayaan, pariwisata, ekonomi kreatif, pengetahuan umum, atensi daerah, kesenian, sejarah, hingga bakat yang dimiliki oleh nok nang dermayu di tahun 2022.

Pada kesempatan malam Grand Final Nok Nang Dermayu Tahun 2022, Bupati Indramayu Nina Agustina mengatakan, dirinya menyambut baik diadakannya pemilihan Nok Nang Dermayu setelah dua tahun vakum karena pandemi.

“Saya menyambut baik diadakannya kembali pemilihan Nok Nang Dermayu pada Tahun 2022, sebab pemilihan Nok Nang Dermayu ini memiliki tujuan untuk andil dalam mempromosikan potensi Indramayu,” katanya.

Menurutnya, ajang tersebut bukan hanya memilih wakil untuk mengikuti kegiatan pemilihan duta kebudayaan dan pariwisata, namun pemilihan Nok Nang Dermayu dapat melahirkan sosok-sosok baru yang akan menjadi agen dalam meningkatkan pembangunan budaya pariwisata Indramayu maupun meningkatkan perekonomian di Indramayu.

Diharapkan Bupati Nina, kepada Nok Nang Dermayu terpilih Tahun 2022 ini harus mampu membesarkan nama baik Indramayu di luar daerah dan menyukseskan program Pemerintah Kabupaten Indramayu.

Selain itu, Bupati Nina berharap untuk kedepannya alumni nok nang yang tergabung dalam paguyuban mendapatkan pembekalan untuk mengikuti ajang berfoto menggunakan kebaya.

“Di samping mengikuti pembekalan berfoto menggunakan kebaya juga kalau bisa batik khas Indramayu bisa masuk ke situs kebaya.id. Gerakan ini dimulai dari tanggal 9 agustus 2022 hingga 9 desember 2022. Jangan sampai kebaya ini di klaim oleh daerah lain,” harapnya.

Lanjut Bupati Nina, kebaya khas Indramayu ini akan dipakai secara berkelanjutan setiap kegiatan baik formal maupun kegiatan penyelenggaraan pemerintah daerah dan lainnya sebagai kebudayaan lokal.

“Salah satunya kemarin saya menerima kedatangan kemenkumham, bahwa Batik Complongan Indramayu akan didaftarkan dan di Haki kan menjadi batik Indramayu. Mengingatkan kepada masyarakat untuk terus melakukan perubahan untuk Indramayu, menuju Indramayu lebih baik lagi, tentunya Indramayu Bermartabat (Bersih, Religius, Maju, Adil, Makmur dan Hebat),” ujarnya.

Pena
By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto / Video
By.
Internet


Indramayu
 Today  - Kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di Kelurahan Karangmalang Kecamatan Indramayu Kabupaten Indramayu terus dijalankan. Hal ini tentu sebagai bentuk layanan dasar kesehatan yang dibutuhkan masyarakat.

Guna memastikan jalannya kegiatan Posyandu, Lurah Karangmalang Raden Wendy Surjando seringkali melakukan monitoring kegiatan Posyandu yang ada di wilayah kerjanya. Seperti yang dilakukannya pada Rabu (6/7/2022).

Di Posyandu terdapat pelayanan kesehatan yang meliputi pemeriksaan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), pelayanan Keluarga Berencana (KB), imunisasi bayi, dan imunisasi ibu hamil. Ada juga pemberian vitamin A dan tablet tambah darah, penimbangan dan pengukuran tubuh balita dan ibu hamil, serta Stimulasi, Deteksi, Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK) Balita (Bawah Lima Tahun).

Guna memastikan pelayanan kepada masyarakatnya, Lurah Wendi yang akrab disapa Aweng ini meninjau Posyandu Melati yang berlokasi di RW.03 Kelurahan Karangmalang Kecamatan Indramayu Kabupaten Indramayu.

Dikatakan Lurah Karangmalang Raden Wendy Surjando, layanan Posyandu sangat dibutuhkan masyarakat utamanya bagi ibu hamil dan Balita.

“Melalui Posyandu ini ibu hamil memperoleh pemeriksaan kehamilan dan pemantauan gizi. Selain itu melakukan konsultasi terkait persiapan persalinan dan pemberian ASI. Disamping itu kesehatan balita akan dikontrol dan diberikan tips kepada orang tua untuk pemenuhan gizinya agar terhindar dari stunting,” katanya.

Raden Wendy mengajak masyarakat Kelurahan Karangmalang lebih giat dan rutin mengikuti layanan Posyandu, karena selain layanan ini gratis juga dapat memberikan manfaat atau pengetahuan baik bagi ibu hamil maupun bagi orang tua yang memiliki balita.

“Pemeriksaan kehamilan dengan rutin merupakan suatu hal yang penting dilakukan oleh ibu yang sedang hamil agar mereka dapat menjalankan kehamilannya dengan normal dan janin yang di kandungnya dalam keadaan baik. Selain itu orang tua yang mempunyai buah hati akan diberikan pengetahuan terkait pemberian makanan dengan gizi yang baik demi terhindari buah hatinya dari stunting,” terangnya.

Pena
By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto / Video
By.
Internet


Indramayu
 Today  - Dalam upaya keterampilan dan kemampuan warga, Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Indramayu telah menggelar berbagai jenis pelatihan. Salah satunya adalah pelatihan Tata Rias program Junior Beautician yang dilaksanakan di Desa Pebean Ilir, Kecamatan Pasekan, Kabupaten Indramayu.

Jelang penutupan program di Desa Pabean Ilir, BLK Disnaker Kabupaten Indramayu mengadakan tes uji internal kepada para peserta pelatihan Tata Rias program Junior Beautician pada Senin (4/7/2022).

Program pelatihan Junior Beautician mengadakan uji internal pelatihan Tata Rias guna sebagai rangkaian kegiatan sebelum melaksanakan penutupan program yang diikuti oleh 16 peserta.

Bunga melati yang menjadi salah satu bahan pelengkap riasan tampak menghiasi meja para peserta pelatihan. Tak pelak, semerbak harum melati memenuhi Aula Balai Desa Pabean ilir, kecamatan Pasekan, Kabupaten Indramayu yang dijadikan tempat untuk menggelar Tes uji internal Praktek pelatihan Tata rias program Junior Beautician ini.

Di bagian depan aula, duduk berjejer 16 model dan 16 peserta pelatihan Junior Beautician. Dalam tes uji internal tersebut para peserta menampilkan hasil pelatihan terbaiknya selama pelatihan yang telah berlangsung sejak 13 Juni 2022 lalu.

Pelatihan Tata Rias program Junior Beautician tersebut diselenggarakan oleh BLK Disnaker Kabupaten Indramayu melalui program Mobile Training Unit (MTU) tahun 2022.

Bupati Indramayu Nina Agustina Da’i Bachtiar sangat mendukung dan mengapresiasi penuh Program Pelatihan Berbasis Masyarakat yang dilaksanakan oleh BLK Disnaker kabupaten Indramayu.

Hal ini selaras dengan salah satu program unggulan Bupati Nina Agustina yaitu Perempuan Berdikari (PE-RI). Melalui program ini, Bupati Nina Agustina menginginkan perempuan Kabupaten Indramayu dapat meningkat dalam taraf hidup dan kemampuannya. Bupati Nina Agustina yakin perempuan Indramayu unggul dalam segala hal apalagi ditambah dengan diberikannya fasilitas pelatihan berbasis masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut juga hadir Kepala BLK Disnaker kabupaten Indramayu Asep Kurniawan yang di delegasikan langsung oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Indramayu Erpin Marpinda untuk meninjau, memonitoring dan evaluasi kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya Asep menyampaikan apresiasi kepada peserta pelatihan juga instruktur pelatihan yang telah melakukan kegiatan pelatihan selama 20 hari.

Asep juga menyatakan, para peserta patut berterima kasih kepada Bupati Indramayu yang telah mensupport dan memfasilitasi kegiatan yang dilakukan dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi pasca pandemi.

Asep menjelaskan, pemberdayaan perempuan adalah upaya kemampuan bagi perempuan baik dalam proses dan tujuan. Prosesnya adalah upaya untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) perempuan Indramayu. Sedangkan tujuannya adalah untuk meningkatkan kemampuan sisi ekonomi, sosial, kearifan lokal dan sebagainya.

Hal ini selaras dengan program unggulan Bupati Nina guna mendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi pasca pandemi, dan meningkatkan harkat derajat martabat dan kemajuan kaum perempuan Indramayu.

Keseluruhan peserta dinyatakan lulus dengan memuaskan. Kepada para peserta, Asep berpesan untuk dapat memanfaatkan ilmu dan keterampilan yang sudah dipelajari ini untuk bekerja.

“Semua peserta lulus dengan predikat memuaskan. Hasil tata riasnya sudah layak dijual dan dikembangkan. Cari pengalaman menjadi asisten dari perias profesional. Awali dari hal yang kecil dahulu dan jangan takut salah,” ungkap Asep.

Turut hadir pada kegiatan tersebut, Staf Bupati Indramayu Bidang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang juga sebagai Pendamping Peri dan UMKM, Ato Susanto.

Ato menuturkan bahwa Pemkab Indramayu menyediakan pinjaman lunak bagi peserta yang ingin mengembangkan usaha di bidang tata rias, dengan memanfaatkan Program Unggulan Bupati Indramayu Kruw-Cil (Kredit Usaha Warung Kecil). Melalui program Kruw-Cil ini, masyarakat dapat memperoleh pinjaman dari 500 ribu sampai 5 juta rupiah.

“Persyaratan mudah tanpa agunan. Hanya saja harus memenuhi ketentuan dan persyaratan yg berlaku dalam Perbankan. Ada usaha yang real, tidak bermasalah BI checking, dan yang pasti warga masyarakat Kabupaten Indramayu,” pungkas Ato.

Pena
By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto / Video
By.
Internet


Indramayu Today  INDRAMAYU — Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Republik Indonesia Dr. Alue Dohong melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Indramayu Jawa Barat, Jum’at (1/7/2022).

Kedatangan Wamen LHK Dr. Alue Dohong ini diterima langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indramayu Rinto Waluyo mewakili Bupati Indramayu Nina Agustina Da’i Bachtiar dengan didampingi General Manager Secretary PT. Polytama Propindo Dwinanto Kurniawan dan Forkopimda Kabupaten Indramayu.

Setibanya di Kota Mangga, Wamen LHK Dr. Alue Dohong berkesempatan mencicipi hidangan khas Indramayu yang sudah terkenal se-Nusantara tidak lain dan tidak bukan Pindang Gombyang bersama Sekda Rinto didampingi GM PT. Polytama Propindo dan Forkopimda Indramayu, di Barrak Cafe & Resto Indramayu.

Dalam sambutannya Wamen LHK Dr. Alue Dohong mengatakan, kedatangannya ke Indramayu ini baru pertama kalinya dan mengaku sepanjang jalanan terkesima melihat pemandangan persawahan Indramayu yang menjadi sektor unggulan Kota Mangga.

“Ini kunjungan pertama saya ke Indramayu. Kesan pertama saya memasuki Indramayu itu melihat sawahnya yang membentang jauh dimata. Maka kita harus apresiasi keunggulan Indramayu karena merekalah yang menghasilkan beras sehingga kita bisa hidup,” katanya.

Diakuinya, kedatangan dirinya ke Indramayu ini tidak lain karena ingin melihat langsung Taman Keanekaragaman Hayati (Taman Kehati) dan Ekoriparian Tjimanoek yang merupakan upaya sinergitas perusahaan swasta dan Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam menjaga lingkungan dan memberdayakan masyarakat.

“Saya berkunjung kesini karena ada informasi Model Ekoriparian dan Taman Kehati di Indramayu yang cukup bagus. Saya selalu penasaran dan saya ingin melihat dengan mata kepala sendiri. Saya sangat mengapresiasi ini kerja pentahelik. Model-model kerja ini yang perlu kita dorong untuk membangun suatu daerah yang lebih baik,” katanya.

Menurutnya, upaya sinergitas PT Polytama Propindo dengan memberikan program Corporate Social Responsibility (CSR) kepada Pemerintah Kabupaten Indramayu untuk menggagas dan membangun keberadaan Taman Kehati dan Ekoriparian Tjimanoek ini akan didorong oleh pemerintah pusat dan bisa dicontoh untuk daerah lain di Indonesia.

“Termasuk program CSR dari PT Polytama yakni lewat Taman Kehati dan Ekoriparian yang perlu kita dorong supaya ketika perusahaan banyak profit dan sejahtera pastinya masyarakat sekitarnya harus ikutan dan terangkat. Kita harus menciptakan tempat seperti itu untuk kerinduan masyarakat akan suasana alam dan tempat-tempat yang indah salah satunya tempat publik interest seperti Taman Kehati dan Ekoriparian Tjimanoek,” tambahnya.

Wamen Alue Dohong sangat tertarik dengan pemanfaatan lahan di wilayah kota yang dijadikan Ruang Terbuka Hijau (RTH), sekaligus sebagai tempat wisata kota di Indramayu.

Selain sebagai lahan konservasi, penataan RTH Taman KEHATI dan Taman Ekoriparian Tjimanoek, sekaligus menjadi wisata kota. Kedua RTH itu, tidak saja sebagai paru-paru kota dan daerah resapan air,

tetapi sekaligus mempercantik wajah kota sehingga bisa dimanfaatkan sebagai lokasi wisata yang bisa memberi nilai tambah.

“Konsepnya cukup komprehensif dan terintegrasi dengan pemberdayaan masyarakat. Dengan penataan yang estetis, akan menjadi nyaman untuk tempat kunjungan atau wisata. Ini akan memberi nilai tambah secara ekonomi bagi masyarakat,” tutur

Alue Dohong berpesan kepada Pemerintah Kabupaten Indramayu dan PT. Polytama Propindo untuk terus menjaga kerjasama dan sinergitas demi kepentingan masyarakat, termasuk keberadaan Taman Kehati dan Ekoriparian Tjimanoek ini patut dijaga dengan melibatkan masyarakat langsung karena lebih gampang membangun daripada merawat.

“Pesan saya membangun ini relatif mudah maka yang paling sulit itu memeliharanya, memang membangun itu bagus tetapi jika tidak dirawat maka akan balik lagi seperti semula. Saya pesankan kita mengimbau masyarakat yang suka berkunjung di Taman Kehati dan Ekoriparian untuk menjaga aset berharga ini supaya tetap baik, tetap bersih, tetap indah seperti menjaga tidak membuang sampah sembarangan bahkan ke kali,” pesannya.

Sementara itu Sekda Rinto Waluyo menyampaikan, berterimakasih atas kunjungan Wamen LHK ke Indramayu. Ini adalah suatu kehormatan bahwa Kota Mangga semakin diperhatikan akan potensi yang memang sudah lama terpendam.

Potensi itu jelas Sekda Rinto meliputi Indramayu sebagai produsen padi terbesar se-Indonesia, produsen garam terbesar ke-2 se-Indonesia dan produsen ikan terbesar di Jawa Barat serta penghasil buah mangga dengan banyak aneka ragam yang tidak dimiliki satu daerah lain manapun.

“Tetapi potensi ini belum diberdayakan secara optimal. Oleh karena itu kami sangat berharap kehadiran pak Wamen dan jajarannya ini bisa mengetahui Indramayu seperti ini, sehingga berharap Indramayu dipoles, ibaratnya seperti mutiara terpendam yang perlu dipoles supaya terlihat kilaunya,” katanya.

Dipaparkan Sekda Rinto, berkat kerjasama dan kepedulian PT Polytama Propindo adanya Taman Kehati dan Ekoriparian Tjimanoek saat ini menjadi salah satu destinasi wisata edukasi yang banyak diminati masyarakat ketika akhir pekan.

Mengingat papar Sekda Rinto, sebelumnya Taman Kehati dan Ekoriparian Tjimanoek tidak pernah terurus, namun berkat program yang digelontorkan PT Polytama Propindo ini, kedua tempat tersebut kini selain menjadi tempat wisata edukasi juga menjadi tempat konservasi alam.

“Kondisi semula taman ke hati tempat mainnya ular tetapi disulap menjadi taman konservasi alam. Taman Tjimanoek juga yang tadinya sungai yang memang tidak terurus tetapi berkat kerjasama kita, sekarang kondisi taman Tjimanoek menjadi tempat rekreasi favorit masyarakat Indramayu setiap akhir pekan,” paparnya.

Selanjutnya General Manager Secretary PT Polytama Propindo Dwinanto Kurniawan menjelaskan, Indramayu memiliki banyak potensi unggulan. Maka pihaknya ikut berpartisipasi dalam kemajuan Indramayu melalui program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) kepada Pemerintah Kabupaten Indramayu dan manfaatnya untuk masyarakat.

“Kami berkesempatan mengelola beberapa tempat atau lokasi yang memang bisa dijadikan salah satu contoh untuk penataan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Salah satunya kami mempunyai satu program Taman Kehati yang sudah kami tata dan sudah mulai terlihat sekarang kemajuan dan progresnya serta sudah bisa dirasakan manfaat dan keindahannya bagi masyarakat Indramayu,” katanya.

Tidak hanya Taman Kehati, PT Polytama Propindo juga menyulap Sungai Tjomanoek menjadi Ekoriparian atau Ruang terbuka hijau (RTH) itupun mampu menjadi taman rekreasi keluarga sekaligus magnet wisata di tengah kota Indramayu.

“Kemudian Taman Tjimanoek ini merupakan Ekoriparian Sungai Tjimanoek Lama yang juga kami sebelumnya dengan bangga mendapatkan kehormatan kunjungan dari Ibu Menteri LHK dan Taman Tjimanoek menjadi contoh salah satu kerjasama, kolaborasi dan sinergi yang sangat baik antara Pemerintah dengan Swasta dalam hal ini kami PT. Polytama Propindo dengan Pemerintah Kabupaten Indramayu dan juga sinergi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia,” ujarnya. (*)

Pena
By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto / Video
By.
Internet

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget